Studi: Bermain Video Game Meningkatkan Perasaan Bahagia

Kompas.com - 19/11/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi orang yang sedang bermain game Apps to followIlustrasi orang yang sedang bermain game

KOMPAS.com - Sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, menemukan bahwa bermain game dalam durasi waktu yang lama ternyata mampu memberikan pengaruh positif terhadap perasaan sejahtera atau bahagia (wellbeing) seseorang.

Dipimpin oleh Profesor Andrew Przybylski, studi tersebut dilakukan dengan dua judul game dalam kategori semua umur, yakni Animal Crossing: New Horizons dan Plant vs Zombies Battle for Neighborville.

Studi ini mengandalkan data survey yang melibatkan 3.724 peserta dari kalangan gamer berumur di atas 18 tahun. Ribuan peserta diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan mengenai pengalaman mereka saat bermain game.

Baca juga: Mengenal Animal Crossing: New Horizons, Game Populer di Tengah Pandemi Covid-19

Data tersebut kemudian dikaitkan dengan data durasi bermain game yang dimiliki setiap peserta. Para peneliti mendapatkan data yang dibutuhkan (secara anonim) langsung dari pihak Nintendo dan Electronic Arts.

Nintendo menyediakan data durasi waktu bermain game Animal Crossing: New Horizons, sementara Electronic Arts menyerahkan data kinerja pemain Plant vs Zombies Battle for Neighborville.

Adapun data kinerja yang dimaksud meliputi data pencapaian (achievement) yang telah diraih serta emoji yang digunakan peserta untuk mengekspresikan diri di dalam game.

Cenderung lebih bahagia

Hasilnya, Przybylski menyimpulkan bahwa peserta yang bermain game Animal Crossing selama minimal empat jam setiap harinya, cenderung merasa lebih bahagia dibanding para peserta lainnya.

"Namun itu tidak berarti (dengan bermain) Animal Crossing saja bisa serta-merta membuat bahagia," kata Przybylski sebagaimana dihimpun KompasTekno dari BBC, Kamis (19/11/2020).

Przybylski turut membandingkan studi yang dilakukan oleh timnya dengan penelitian-penelitian terdahulu. Walhasil, studi tersebut bertentangan dengan sebuah riset yang telah dilakukan selama 40 tahun terakhir.

Dalam studi terdahulu, dikatakan bahwa semakin lama seseorang bermain game maka tingkat kebahagiaan orang tersebut justru semakin berkurang.

Baca juga: Review Sackboy: A Big Adventure di PS4, Game Unik yang Tak Cepat Tamat

Namun dalam studi terkini, Przybylski menjelaskan bahwa terdapat faktor-faktor baru di dalam game yang mampu meningkatkan kebahagiaan para pemain.

Adapun faktor tersebut adalah hadirnya sebuah fitur sosial, yang memungkinkan pemain untuk bersosialiasi dengan pemain lainnya secara langsung di dalam game.

Sebaliknya, pemain yang memutuskan untuk bermain game demi menghindari pahitnya realita, disebutkan cenderung kurang nyaman menjalaninya.

"Saya tidak berpikir orang akan sanggup menghabiskan banyak waktu di dalam game, bahkan dengan adanya fitur sosial, kecuali mereka senang memainkannya," lanjut Przybylski.

Ke depannya, Przybylski berharap agar para developer game lain dapat bermurah hati untuk berbagi data serupa, untuk melakukan penelitian lebih lanjut.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X