Kompas.com - 26/11/2020, 19:45 WIB
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Dunia olahraga sepak bola tengah dirundung duka. Pemain legendaris asal Argentina, Diego Maradona, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB di usia 60 tahun.

Terlepas dari kiprahnya di dunia sepak bola sebagai pemain profesional, jejak Maradona ternyata juga bisa ditemui di dunia virtual melalui sejumlah judul game.

Dalam dunia video game modern, sosok yang akrab dengan julukan "Tangan Tuhan" karena aksinya di Piala Dunia 1986 itu kini bisa ditemui di dua game sepak bola ternama, sebut saja seperti FIFA 21 dan eFootball PES 2021 Season Update.

Baca juga: Game FIFA 21 Dirilis untuk PS4, Xbox, Nintendo Switch, dan PC

Namun, jauh sebelum kehadiran resminya di kedua game tersebut, nama pria kelahiran 30 Oktober 1960 ini ternyata pernah muncul di beberapa game lawas.

Bahkan, "Fluff", nama panggilan Maradona yang diberi ayahnya (Don Diego), sempat "menyerang" pengembang game asal Jepang, Konami lantaran namanya dipakai di beberapa video game sepak bola tanpa izin.

Berikut ini jejak perjalanan Maradona di dalam video game.

"Kemunculan" pertama

Ilustrasi game Peter Shiltons Handball Maradona.Explica.co Ilustrasi game Peter Shiltons Handball Maradona.
Kemunculan perdana "The Golden Boy" di dunia video game diawali dengan game berjudul Peter Shilton's Handball Maradona.

Game yang berjalan di konsol lawas Commodore 64, Amstrad CPC, dan ZX Spectrum ini memparodikan momen gol "Tangan Tuhan" Maradona yang sebenarnya merupakan pelanggaran handball.

Pemain pun bakal berperan sebagai Peter Shilton, penjaga gawang tim nasional Inggris, untuk menjaga bola yang dilancarkan "Maradona" agar tidak gol.

Meski penendang bola di game ini tidak mirip dengan Maradona, game ini bisa dibilang merupakan referensi awal kemunculan Fluff di dunia game.

Sebab, selain ada embel-embel "Maradona" di judul game, terdapat nama penjaga gawang Peter yang kala itu memang dibobol oleh Maradona dengan gol ajaibnya.

Tampilan Maradona di Seibu Cup Soccer.Explica.co Tampilan Maradona di Seibu Cup Soccer.

Selain game itu, sosok yang menyerupai The Golden Boy juga sempat dijadikan referensi Maradona di game sepak bola bikinan Seibu Kaihatsu, Seibu Cup Soccer yang dirilis sekitar tahun 1990 untuk mesin arcade.

Berbeda dengan Peter Shilton's Handball Maradona, game ini justru tidak menampilkan nama, melainkan hanya pemainnya saja yang memang memiliki tampilan yang menyerupai Maradona.

Baca juga: Ucapan Belasungkawa untuk Diego Maradona Mengalir di Twitter

Sebab, si karakter pemain disebutkan berasal dari Argentina, lalu memiliki gaya rambut keriting afro, serta memiliki nomor punggung "10", yang merupakan nomor jersey Fluff di tim nasional Argentina.

Namanya diganti

Kehadiran Maradona di beberapa game tanpa mencatutnya secara gamblang terus berlanjut seiring berjalannya waktu. Bahkan, ada beberapa video game yang mengubah nama Maradona menjadi nama lain yang terkesan mirip.

Di game AWS Pro Moves Soccer besutan Sega pada 1993, misalnya, nama Maradona berubah menjadi "Donadona". Pada game yang berjalan di konsol Sega Genesis itu, Donadona juga memiliki nomor punggung yang sama dengan Maradona.

Ilustrasi Maradona yang namanya menjadi Redonda di game International Superstar Soccer Deluxe.YouTube/Cogumelo Venenoso Ilustrasi Maradona yang namanya menjadi Redonda di game International Superstar Soccer Deluxe.

Ada pula Konami yang merilis game berjudul International Superstar Soccer Deluxe sekitar tahun 1995 di konsol SNES, Mega Drive, dan PlayStation. Dalam game ini, nama Maradona diubah menjadi "Redonda".

Tak berhenti sampai di sini, perusahaan yang menerbitkan seri game "Metal Gear" itu disebut masih menyertakan Maradona di game lain besutannya yang dirilis pada tahun 2000-an, yakni Pro Evolution Soccer (PES), dengan nama "Malgani".

Tidak ada penjelasan mengapa deretan pengembang ini mengganti nama Maradona, mungkin saja karena alasan hak guna nama sebagai merek atau lisensi yang tidak diajukan ke pemain asli.

Nyaris tuntut Konami

Beberapa tahun setelahnya, tepatnya pada 2017, Maradona memergoki Konami yang ternyata menggunakan namanya tanpa diubah dalam game PES 2017.

Baca juga: Diego Maradona Tuntut Produsen Game Jepang

Melalui pengacara bernama Matias Morla, ia mengancam untuk menuntut penerbit game tersebut atas masalah penggunaan lisensi secara ilegal. Matias pun mengunggah ancaman tersebut di akun Twitter pribadinya. Begini isi unggahan Morla:

Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, twit tersebut kurang lebih berbunyi seperti ini: "#PES2017 telah menggunakan tampilan dan nama #Maradona secara ilegal, kami akan mengambil jalur hukum dan menuntut #Konami."

Meski demikian, sengketa tersebut tak berlanjut sampai ke meja hijau karena diselesaikan di luar pengadilan,sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Explica.co, Kamis (26/11/2020).

Eksis hingga kini

Kini, nama dan sosok asli Maradona tidak lagi digunakan secara ilegal. Konami telah resmi menyertakannya setelah PES 2017 hingga seri terbaru eFootball PES 2021 Season Update yang dirilis beberapa waktu lalu.

Begitu juga dengan game sepak bola populer lainnya dari seri FIFA. Electronic Arts (EA), selaku pengembang dan pemilik lisensi resmi game FIFA, juga sudah menyertakan nama dan wajah asli Maradona di game teranyarnya yang dirilis beberapa pekan lalu, FIFA 21.

Baca juga: Game Football Manager 2021 Hadir di PC, Android, dan iOS, Apa yang Baru?

Konon, EA sudah mendapatkan izin untuk menggunakan nama dan wajah Maradona sejak tahun 90-an, lewat game FIFA Soccer 96.

Terlepas dari beragam kontroversi dan isu lisensi, pengaruh Maradona di dunia video game sepak bola memang cukup besar, bahkan sejak berpuluh-puluh tahun lalu, dan diakui hingga saat ini.

Meski telah berpulang, sosok Maradona terekam abadi lewat jejaknya di dalam dunia video game dan masih bisa dilihat hingga kini. Selamat jalan Golden Boy, Diego Maradona!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Explica


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.