Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pasar Layanan Cloud Berskala Besar

Kompas.com - 03/12/2020, 18:04 WIB
Ilustrasi cloud computing istIlustrasi cloud computing

KOMPAS.com - Indonesia disebut berpotensi menjadi pasar yang besar bagi penyedia layanan komputasi awan (cloud).

Menurut Head of Solutions Architect ASEAN Amazon Web Service, Paul Chen, sudah banyak perusahaan digital di Indonesia yang mengadupsi teknologi cloud dalam proses bisnisnya.

Salah satu contohnya adalah aplikasi kesehatan HaloDoc. Menurut Chen, perusahaan teknologi penyedia akses layanan kesehatan ini telah lama menggunakan layanan cloud pada aplikasi bikinannya.

Secara spesifik, HaloDoc memanfaatkan layanan cloud untuk menghubungkan antara dokter dengan pasien melalui aplikasi.

Baca juga: Layanan Cloud Amazon Bisa Kenali Identitas Orang lewat Suara

"Perusahaan seperti HaloDoc telah mengadopsi ini (layanan cloud) di bidang kesehatan. Jadi, saya menganggap bahwa itu (Indonesia) sudah cukup dewasa (dalam mengadopsi layanan cloud)," kata Chen dalam acara bertajuk Amazon Web Services (AWS) Re:Invent 2020, Kamis (3/12/2020).

Lebih lanjut, Chen menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang terkenal akan sistem pertaniannya. Oleh sebab itu, Chen juga berharap agar perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang ini agar bisa lebih memaksimalkan layanan cloud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena dinilai sebagai negara yang memiliki potensi besar, Amazon Web Services (AWS) pun berencana untuk membangun data center di Indonesia pada 2021 mendatang. Kabar kehadiran data center ini sejatinya telah diumumkan oleh AWS sejak lama.

Baca juga: AWS Buka Data Center Baru di Indonesia 2021

Pada 2018, AWS bahkan telah membuka kantor di Jakarta untuk mendukung basis pelanggan yang tumbuh cepat di seluruh Tanah Air, di samping menciptakan pekerjaan baru di bidang teknologi di dalam negeri, seperti technical evangelist dan solution architect.

Jauh sebelum menjangkau Indonesia, AWS sudah lebih dulu menawarkan layanannya di berbagai negara seperti AS, Australia, Jepang, Singapura, Korea, dan berbagai negara lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.