Grab dan Induk Shopee Kantongi Izin Bikin Bank Digital di Singapura

Kompas.com - 07/12/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

KOMPAS.com - Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) menerbitkan izin operasi bank digital kepada empat kelompok perusahaan. Dengan lisensi tersebut, keempat konsorsium ini dapat membangun bank yang beroperasi penuh secara digital.

Keempat perusahaan penerima lisensi adalah Ant Group yang merupakan anak perusahaan Alibaba Group, konsorsium Grab-Singapore Telecommunication Limited (Singtel), Sea Group yang merupakan induk dari Shopee, serta konsorsium yang terdiri dari perusahaan asal China, termasuk Greenland Financial Holdings.

Adapun lisensi yang diterbitkan terbagi dalam dua jenis, yaitu lisensi bank penuh untuk konsorsium Grab-Singtel dan Sea Group, dan lisensi bank digital wholesale untuk Ant Group dan Greenland Financial Holding.

Kelompok perusahaan dengan lisensi bank penuh, diperkenankan untuk menyediakan semua jenis layanan perbankan kepada nasabah ritel maupun korporasi. Sementara perusahaan dengan lisensi bank digital wholesale hanya diizinkan untuk menyasar korporasi serta tidak mengizinkan layanan retail.

Baca juga: Merger Gojek dan Grab Dikabarkan Makin Mendekati Kenyataan

"Kami berharap mereka bisa berkembang bersama bank-bank yang sudah ada dan meningkatkan standar industri dalam memberikan layanan keuangan yang berkualitas, khususnya untuk bisnis dan individu yang selama ini kurang terlayani," jelas Ravi Menon, Managing Director MAS.

Menon menambahkan, para pemegang lisensi akan membantu memperkuat keuangan Singapura, terutama di sektor digital ekonomi di masa depan. Para pemegang lisensi, diperkirakan akan mulai menyediakan layanan perbankan digital di awal tahun 2022.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk Ant Group, linsesi bank digital dari Singapura memberikan peluang segar untuk ekspansinya. Kemungkinan merchant yang menggunakan layanan Alipay akan menjadi pelanggan potensial layanan perbankan digital Ant Group.

Sementara itu, Grab yang fokus bisnisnya -yakni transportasi- mengalami penurunan akibat pandemi, mulai memperluas layanan keuangan.

Singtel, yang juga menjadi mitra Grab, sudah memiliki layanan pembayaran mobile sendiri di Singapura. Grab-Singtel memaparkan, rencananya lisensi bank digital ini akan ditargetkan bagi pelanggan yang tidak memiliki rekening bank.

Baca juga: Layanan Dompet Digital WhatsApp Pay Mulai Beroperasi

Misalnya, para profesional muda, pekerja mikro dan sektor hiburan, serta UMKM. Mereka juga mengatakan telah memperkejakan mantan bankir Citogroup sebagai CEO perusahaan bank digital yang akan mempekerjakan 200 orang di awal operasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X