Truecaller: Telepon Spam di Indonesia Terbanyak di Asia

Kompas.com - 10/12/2020, 15:00 WIB

Dirangkum dari blog resmi Truecaller, tahun ini mereka menganalisis 145 miliar panggilan anonim dalam laporan terbaru mereka. Totalnya, pengguna seluler di seluruh dunia menerima 31,3 miliar telepon spam antara bulan Januari hingga Oktober 2020.

Jumlah itu naik dari tahun lalu yang mencapai 26 miliar yang juga naik dari periode yang sama tahun 2018 dengan jumlah 17,7 miliar. Menurut perusahaan asal Stockholm, Swedia itu, pandemi Covid-19 turut memengaruhi perilaku pelaku spam.

Baca juga: Ponsel Android Bisa Saring Telepon Spam, Caranya?

"Ketika virus mewabah secara eksponensial ke seluruh dunia, panggilan spam mulai menurun sekitar bulan Maret," tulis Truecaller.

Bulan April menjadi titik terendah jumlah panggilan spam, ketika beberapa negara melakukan karantina wilayah dan pemberlakukan jam malam. Begitu pula voume panggilan yang ikut menurun pada periode Maret-April.

Namun, pada bulan Mei, jumlah panggilan spam mulai meningkat lagi. Rata-rata 9,7 persen panggilan telepon spam per bulan.

"Panggilan telepon spam tertinggi terjadi pada bulan Oktober, 22,4 persen lebih tinggi dibanding masa sebelum karantina wilayah (bulan Maret)," tulis Truecaller.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.