Lion Air Ganti Penyedia Navigasi dari Jeppesen ke Navblue

Kompas.com - 16/12/2020, 14:15 WIB
Ilustrasi chart penerbangan Navblue. KOMPAS.com/Maherda EkanandaIlustrasi chart penerbangan Navblue.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Maskapai swasta terbesar di Indonesia, Lion Air, menandatangani kesepakatan dengan Navblue sebagai penyedia chart (tabel) navigasi dan solusi database untuk mendukung operasional penerbangannya. 

Dua produk Navblue, yakni Charts+ dan Navigation+ akan dipakai oleh pilot dan kru Lion Air Group, menggantikan chart navigasi dari Jeppesen yang sebelumnya dipakai Lion Air Group.

Charts+ adalah aplikasi berbasis iOS (iPad) dan Windows, yang berguna untuk membantu pilot dalam hal navigasi rute pesawat. Dalam aplikasi ini terdapat Enroute Chart, Aerodrome Chart, SID, STAR, Approach Charts, Aerodrome information, dan sebagainya.

Baca juga: Awak Kabin Maskapai Ini Selundupkan Ratusan iPhone Senilai Rp 734 Miliar

Selain versi digital, Charts+ juga tersedia dalam bentuk hard copy (print/cetak) yang berisi informasi jalur penerbangan, prosedur takeoff/landing di semua bandara di dunia, serta informasi-informasi penting lainnya.

Sedangkan, Navigation+ adalah solusi informasi aeronautikal yang diklaim Navblue paling akurat, sebagai pendukung Flight Management System (FMS) di pesawat.

"Solusi yang efisien ini sesuai dengan kebutuhan operasional Lion Air Group," ujar Pierre Madrange, Vice President On-Board+ Navblue, dihimpun KompasTekno dari situs resmi Navblue, Selasa (15/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu kru di Lion Air Group mengatakan pergantian chart dari Jeppesen ke Navblue sudah dilakukan sejak September 2020. Menurut dia, tidak ada kendala yang berarti saat transisi dari Jeppesen ke Navblue.

Baca juga: Airbus Bikin Pesawat yang Bisa Autopilot di Darat dan Udara

"Isinya sama persis, beda font-font-nya saja (dibanding Jeppesen) sama peletakan informasi MSA (Minimum Sector Altitude)," kata kru Lion Air Group tersebut.

Maskapai penerbangan biasanya menggunakan layanan informasi navigasi untuk operasionalnya. Beberapa perusahaan penyedia informasi navigasi udara di dunia selain Jeppesen dan Navblue antara lain NAV Canada, TomTom, Flightsafety, dan sebagainya.

Navblue sendiri adalah perusahaan milik Airbus, pabrikan pesawat Eropa, yang fokus bisnisnya menyediakan solusi untuk operasional penerbangan dan manajemen perjalanan udara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Navblue
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.