Demo Buruh di Pabrik iPhone Rusuh, Ribuan iPhone Dijarah

Kompas.com - 16/12/2020, 18:04 WIB
Pabrik perakit perangkat iPhone, Wistron reuters.comPabrik perakit perangkat iPhone, Wistron

KOMPAS.com - Ribuan pegawai pabrik perakit iPhone, Wistron di India melakukan aksi mogok kerja yang berujung kerusuhan di area pabrik. Para buruh tersebut mempertanyakan gaji mereka yang tak kunjung dibayar oleh perusahaan.

Aksi kerusuhan ini terjadi pada Sabtu (12/12/2020) di pabrik perakitan iPhone, Wistron yang berlokasi di Bangalore, India.

Keadaan semakin memburuk setelah para pegawai diketahui melakukan penjarahan dan merusak alat-alat produksi yang berada di dalam pabrik. Dilaporkan, ribuan iPhone ikut dijarah oleh karyawan Wistron dalam kerusuhan tersebut.

Baca juga: Resmi, iPhone 12 Bisa Dibeli di Indonesia Mulai 18 Desember

Kerugian Wistron akibat insiden kerusuhan ini ditaksir mencapai 4,38 miliar Rupee atau sekitar Rp 843 miliar. Kerugian berasal dari ribuan iPhone yang dijarah serta kerusakan fasilitas pabrik, seperti jalur produksi.

Kejadian itu sempat diabadikan oleh seorang pegawai yang merekam detik-detik para buruh saat membobol dan memecahkan kaca jendela kantor Wistron di India.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Senin (16/12/2020) lalu, Apple mengatakan bahwa pihaknya tengah membicarakan kasus ini dengan pihak Wistron di India. Apple juga akan menindaklanjuti aduan para pegawai pabrik terkait keterlambatan gaji yang mereka alami.

"Kami (Apple) sudah mengirim tim yang ada di sana untuk segera melakukan penyelidikan atas kerusuhan yang terjadi di Wistron," kata Apple dalam sebuah pernyataan.

Lebih lanjut, Apple mengatakan bahwa tim auditor perusahaan juga melibatkan pihak kepolisian setempat, untuk menyelidiki dan mengusut tuntas kasus ini.

Baca juga: Spesifikasi Serta Harga iPhone 12 dan iPhone 12 Mini di Indonesia

Menurut Menteri Tenaga Kerja Karnataka, Shivaram Hebbar mengatakan bahwa perselisihan antara Wistron dengan para pegawainya tersebut sudah berlangsung selama tiga bulan.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Rabu (16/12/2020), Hebbar mengatakan bahwa Wistron sendiri telah mempekerjakan sekitar 8.900 tenaga kontrak dan 1.200 karyawan tetap di pabriknya.

Kepolisian setempat diketahui telah menangkap sekitar 149 orang yang terlibat dalam aksi kerusuhan. Penyelidikan pun akan terus berlanjut untuk mengungkap sejumlah pelaku lainnya.

Sebagai informasi, Wistron ditunjuk Apple sebagai rekanan manufakturnya di India. Wistron merupakan pabrikan perangkat elektronik asal Taiwan yang selama ini turut menyuplai komponen untuk iPhone.

Sejak 2016, Apple bekerja sama dengan Wistron untuk memulai perakitan iPhone di Bangalore, India.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X