Gagal Dipinang Take-Two, Studio Game Codemasters Jatuh Ke Tangan EA

Kompas.com - 17/12/2020, 13:10 WIB
Logo Electronic Arts IstLogo Electronic Arts

KOMPAS.com - Publisher raksasa Electronic Arts (EA) dikabarkan berhasil memenangkan akuisisi bisnis atas studio game Codemasters.

Sebelum jatuh ke tangan EA, studio game asal Inggris itu  sempat dilirik oleh publisher game Take-Two yang kabarnya berminat meminang Codemasters dengan "mahar" sebesar 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 14,1 triliun).

Namun, kemudian EA datang dengan tawaran nilai yang lebih tinggi di angka 1,2 miliar dollar AS atau sekitar 16,9 triliun.

Baca juga: Game Bermasalah, Pengembang Cyberpunk 2077 Minta Maaf dan Tawarkan Refund

Secara spesifik, EA menawarkan 6 pound sterling (sekitar Rp 114.000) per lembar saham milik Codemasters. Proses akuisisi tersebut diharapkan bakal rampung pada kuartal pertama 2021 nanti.

Codemasters sendiri dikenal sebagai studio game yang kerap menciptakan berbagai game balap, mulai dari seri game Rally, Formula One, Grid, dan Micro Machines.

Dengan berhasil mengakuisisi Codemasters, EA memiliki peluang yang besar untuk dapat berfokus mengembangkan game balap. Sementara itu, pihak Codemasters juga bakal mendapatkan benefit dari layanan berlangganan EA Play.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"EA dan Codemasters memiliki ambisi yang sama untuk menjadi yang terdepan dan memimpin industri game mobil balap. Kami merasa kerja sama ini dapat memberikan masa depan yang cerah bagi Codemasters," ungkap Gerhard Florin selaku Chairman of Codemasters.

Tergolong sebagai publisher raksasa, EA memang dikenal telah mengakuisisi sejumlah studio game, salah satunya adalah Criterion di tahun 2004, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Tech Crunch, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Microsoft Akuisisi Induk Perusahaan Game Bethesda Softworks

EA juga merupakan pelopor di balik lahirnya berbagai game yang terinspirasi dari film layar lebar, seperti seri Harry Potter dan Star Wars.

Tahun 2020 sendiri tercatat sebagai tahun terpenting dalam sejarah konsolidisasi game. Beberapa waktu lalu, Microsoft berhasil mengakuisisi ZeniMax Media, yang merupakan perusahaan induk dari studio game Bethesda, id Software dan Arkane.

Bahkan jauh sebelum tahun 2020, Microsoft juga sukses meminang studio game Double Fine Productions, Obsidian Entertainment, dan Ninja Theory.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.