Game PUBG Mobile Raup Rp 36 Triliun Sepanjang 2020

Kompas.com - 21/12/2020, 08:08 WIB
Ilustrasi PUBG Mobile Lite di Galaxy A2 Core (kiri) dan Redmi Go (kanan). KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi PUBG Mobile Lite di Galaxy A2 Core (kiri) dan Redmi Go (kanan).

KOMPAS.com - Kebijakan work from home (WFH) yang diterapkan di berbagai negara membuat banyak orang berdiam diri di rumah. Untuk mengusir rasa bosan, sebagian besar masyarakat memilih untuk menghabiskan waktu luangnya dengan bermain game.

Secara tidak langsung, fenomena ini rupanya turut mendongkrak jumlah pendapatan game PUBG Mobile. Lembaga riset aplikasi, Sensor Tower, mencatat bahwa PUBG Mobile berhasil meraup pendapatan 2,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 36,7 triliun) di sepanjang tahun 2020.

Angka tersebut meningkat sebanyak 64,3 persen dari total pendapatan PUBG Mobile pada tahun 2019, yang dilaporkan mencapai 1,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 21,1 triliun).

Baca juga: Pemain PUBG Mobile Jadi Incaran Penjahat Siber

Perlu diketahui, total pendapatan ini sendiri merupakan akumulasi dari pendapatan game PUBG Mobile dan game "kembarannya" di China, Game for Peace, terhitung sejak awal tahun 2020 hingga 14 Desember lalu.

Dengan total pendapatan paling tertinggi, PUBG Mobile berhasil dinobatkan sebagai game mobile paling menguntungkan di toko aplikasi Google Play Store dan App Store, periode 2020.

Grafik lima game mobile berpenghasilan terbesar dari 1 Januari 2020 hingga 14 Desember 2020, dari firma riset SensorTowerSensorTower Grafik lima game mobile berpenghasilan terbesar dari 1 Januari 2020 hingga 14 Desember 2020, dari firma riset SensorTower

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menyusul di bawah PUBG Mobile, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Sensor Tower, Senin (21/12/2020), Honor Kings menduduki peringkat kedua dengan total pendapatan mencapai 2,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 35,3 triliun).

Baca juga: Ini Dia, Daftar Pemenang Penghargaan The Game Awards 2020

Kemudian ada Pokemon Go yang telah meraup pendapatan sebanyak 1,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 17 triliun), disusul Roblox dan Monstrek Stike yang menempati posisi keempat dan kelima.

Pandemi Covid-19 telah membuat para pelaku industri game mobile digital kebanjiran untung. Di sepanjang tahun 2020, perputaran uang di pasar mobile gaming ditaksir mencapai 75,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.065 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X