Trafik Internet Indonesia Melonjak

Kompas.com - 21/12/2020, 11:41 WIB
Ilustrasi internet, media sosial ShutterstockIlustrasi internet, media sosial

KOMPAS.com - Kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan selama masa pandemi telah menyebabkan lonjakan pada lalu lintas internet di Indonesia.

Berdasarkan laporan berjudul "Indonesia: The Challenge of Monetizing in a Fast-Growing Market" dari perusahaan content delivery Akamai, lalu lintas internet di Indonesia telah mengalami pertumbuhan sebesar 73 persen pada kuartal pertama 2020.

Di kuartal kedua, angka tersebut terus melambung hingga mencapai 139 persen. Jika dibandingkan dengan kuartal kedua tahun lalu, traffic internet di Indonesia telah mengalami lonjakan sebesar 46 persen.

Baca juga: Satria, Satelit Kapasitas Tinggi Diharapkan Mampu Atasi Kesenjangan Layanan Internet

Menurut Regional Sales Director South Asia Akamai, Matthew Lynn, lonjakan tersebut terjadi seiring beralihnya perilaku masyarakat dalam mengerjakan segala aktivitas yang kini berubah menjadi serba online.

Peluang ini pun segera dimanfaatkan oleh para pemain media baru untuk berlomba-lomba menyediakan layanan yang dapat menenuhi kebutuhan pengguna, seperti misalnya OTT penyedia on-demand video streaming.

“Pandemi telah meningkatkan permintaan akan layanan konten dan internet yang tidak pernah diduga sebelumnya oleh perusahaan mana pun. Di Indonesia, industri OTT yang sedang berkembang sangat kompetitif," ujar Lynn dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).

Menurut laporan Akamai, sebanyak 70 persen dari penyedia layanan konten dan internet di Indonesia mengaku memprioritaskan memonetasi bisnis saat melakukan investasi infrastruktur untuk distribusi konten bagi audiens lokal.

Baca juga: Melihat Besarnya Kesenjangan Internet antara Indonesia Barat dan Timur

Video on-demand dipandang sebagai opsi monetisasi yang sustainable, tapi ada juga yang memilih opsi "hybrd" berupa gabungan konten gratis dengan iklan serta langganan berbayar.

Mengutip data Hootsuite dan We Are Social, Akamai mengatakan bahwa menonton video online merupakan aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh pengguna internet di Indonesia. Hampir semua pengguna internet (98 persen) Tanah Air mengaku melakukannya tiap bulan.

Aktivitas online terpopuler kedua adalah menonton streaming siaran TV (50 persen), disusul oleh bermain game (46 persen), menonton live streaming orang lain yang bermain game (36 persen), serta menonton pertandingan e-sports (17 persen).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X