Microsoft Dikabarkan Bikin Chip ARM, Ingin Lepas dari Intel?

Kompas.com - 21/12/2020, 17:04 WIB
Ilustrasi Microsoft KOMPAS.com/Reska K. NistantoIlustrasi Microsoft

KOMPAS.com - Apple nampaknya bukan satu-satunya perusahaan yang ingin mengurangi ketergantungan pada Intel. Sebab, baru-baru ini Microsoft disebut tengah mengembangkan chip berbasis ARM untuk produk besutannya.

Menurut sumber yang dekat dengan industri, chip tersebut konon akan digunakan di perangkat laptop Surface dan infrastruktur layanan cloud-nya. Nantinya, chip ini juga akan digunakan di server yang menjalankan layanan cloud Azure Microsoft.

Saat ini, mayoritas perangkat laptop Surface dan server di layanan Azure mereka memang masih mengandalkan chip besutan Intel. 

Meski begitu, belum diketahui, apakah rencana ini akan berkembang menjadi produk akhir atau hanya sebatas percobaan saja. Pihak Microsoft dan ARM pun tidak memberikan keterangan terkait kabar ini.

Baca juga: ARM Bocorkan Performa CPU dan GPU Ponsel Android Keluaran 2021

"Karena silicon adalah infrastruktur teknologi dasar, maka kami akan terus mengembangkan kemampuan kami di berbagai bidang seperti desain, manufaktur, dan perangkat, serta memperkuat kemitraan dengan sejumlah pabrikan chip," kata juru bicara Microsoft, Frank Shaw.

Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft memang mulai merekrut tenaga ahli yang berpengalaman dalam menggarap chip. Mereka kebanyakan berasal dari Intel, AMD, nVidia, hingga Qualcomm.

Dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Senin (21/12/2020), inisiatif untuk menggarap chip tampaknya dilakukan untuk bersaing dengan layanan cloud raksasa lain seperti Amazon (AWS).

Amazon sudah mengembangkan prosesor ARM-nya sendiri yang bernama Graviton2. prosesor ini diperkenalkan pada 2019 lalu dan digunakan di Amazon Web Services (AWS).

Apabila benar terwujud, maka rencana Microsoft untuk beralih menggunakan prosesor buatan sendiri sebagai "otak" dari aneka perangkatnya akan serupa dengan langkah yang diambil oleh Apple.

Baca juga: Berkat Chip ARM, Baterai Macbook Pro Terbaru Diklaim Tahan 20 Jam

Pada November lalu, Apple mengumumkan bahwa ketiga perangkat Mac terbarunya yakni Macbook Air, Pro, dan Mac mini sudah dibekali dengan chip berbasis ARM buatan Apple Silicon bernama Apple M1.

Ini adalah pertama kalinya Apple menggunakan prosesor buatan sendiri di dalam perangkat Mac besutannya. Sebelum kehadiran Apple M1, deretan produk Macbook dan Mac menggunakan chip buatan Intel.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X