Snapdragon 888, Tiga Generasi Android dan Hasil Benchmark

Kompas.com - 23/12/2020, 15:14 WIB
Chipset Qualcomm Snapdragon 888. QualcommChipset Qualcomm Snapdragon 888.

KOMPAS.com - Pada awal Desember lalu, Qualcomm mengumumkan Snapdragon 888 sebagai chipset terbaru untuk ponsel flagship. Selain dijanjikan lebih kencang, ponsel Android dengan Snapdragon 888 juga akan mendapat pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi. 

Usia dukungan ini lebih panjang dari biasanya. Selama ini, kebanyakan smartphone Android mendapatkan pembaruan software Android tidak lebih dari dua tahun, atau dua generasi OS Android saja.

Hal itu terkadang membuat posisi tawar Android lemah di sebagian besar pengguna smartphone, yang akhirnya memilih iPhone, karena Apple menjamin dukungan update iOS hingga lima tahun.

Masalah inilah yang ingin diatasi Google dengan membuat Project Treble pada 2017. Project Treble merupakan inisiasi untuk mempercepat pembaruan OS Android.

Baca juga: Qualcomm Rilis Snapdragon 678, Janjikan Performa Kamera Meningkat

Dengan menggandeng Qualcomm, selain pembaruan OS yang lebih panjang, Android di ponsel Snapdragon 888 juga dijanjikan akan mendapat dukungan keamanan hingga 4 tahun.

Secara spesifik, ponsel Android dengan chipset ini akan membawa satu pembaruan OS Android di waktu peluncuran serta tiga pembaruan lain yang akan digelontorkan dalam waktu empat tahun ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Snapdragon 888 menjadi chipset pertama dengan usia dukungan yang lebih panjang. Google pun mengklaim bahwa dukungan serupa juga akan diberikan pada Android dengan chip Qualcomm yang akan datang.

Namun, tidak dijelaskan apakah Snapdragon seri 4, 6, dan 7 juga akan kebagian atau hanya Snapdragon seri 8 saja.

Dukungan dengan usia yang lebih panjang ini sudah lebih dulu dilakukan Samsung. Pada Agustus lalu, Samsung telah mengumumkan bahwa seluruh pengguna lini Note 20 series nantinya bakal kedapatan pembaruan OS Android tiga generasi.

Upaya yang dilakukan oleh pabrikan asal Korea Selatan itu serupa dengan strategi yang sudah lama dijalankan Google pada lini ponsel Pixel miliknya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Rabu (23/12/2020). 

Baca juga: Qualcomm Pilih Nama Snapdragon 888, Mengapa Bukan Snapdragon 875?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber GSM Arena
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X