Kompas.com - 23/12/2020, 17:23 WIB
Penulis Galuh Putri
|
Editor Oik Yusuf

Menurut juru bicara Twitter, Nicholas Pacilio, pada hari pelantikan Presiden terpililih Joe Biden, siapa pun yang mengikuti salah satu akun pemerintahan AS era Trump akan menerima notifikasi bahwa akun tersebut telah diarsipkan.

Mereka juga akan diberi opsi untuk mengikuti akun baru pemerintahan Biden. Namun, Twitter belum memberikan detail seperti apa notifikasi itu akan disampaikan ke pengguna.

Twitter sendiri belum mengungkapkan alasan pihaknya mengubah kebijakan transisi akun resmi pemerintahan AS kali ini.

Melalui juru bicaranya, Pacilio, Twitter hanya mengatakan pihaknya sedang dalam tahap diskusi dengan tim transisi Biden tentang sejumlah aspek terkait trnaser akun Gedung Putih.

Menurut pantauan KompasTekno, sampai Rabu sore (23/12/2020), akun @POTUS memiliki lebih dari 33 juta pengikut dan @WhiteHouse memiliki 26 juta pengikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber The Hill


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.