Startup Digital di Daerah Tak Kalah Potensial

Kompas.com - 29/12/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi Startup SHUTTERSTOCKIlustrasi Startup

Para pendiri yang kuat dan sukses akan berdampak pada perbaikan lingkungan startup. Mereka juga akan menjadi inspirasi dan mengangkat nama daerah.

"Lingkungan yang baik akan berdampak ke SDM lain, seperti programmer. Kalau sudah terbangun dengan baik mereka enggak akan lari ke daerah lain. Karena orientasinya gaji," jelas Soekma.

Baca juga: Ketika Startup Indonesia Jadi Idaman Perusahaan Teknologi Amerika

Masalah yang dihadapi startup Solo sudah pernah disampaikan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2014-2019, Rudiantara saat mengikuti program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang dibuat tahun 2016. Program tersebut kini berganti nama menjadi The Next 1001 Startup Digital mulai tahun 2019.

"Aspirasi itu sudah disampaikan, tapi belum tahu kabarnya sampai mana. Kalau cuma sampai pendanaan kan enggak menciptakan ekosistem yang baik," kata Johannes Widya Santoso yang juga menjadi inisiator Solocon Valley.

Joe mengatakan, meskipun ada banyak ganjalan untuk mengembangkan bisnis startup di daerah, hal itu tak lantas jadi alasan untuk berhenti berinovasi.

Baca juga: Startup Unicorn Indonesia Jadi Incaran Investor Asia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X