Kompas.com - 02/01/2021, 08:27 WIB
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com -Instagram kini menjadi media sosial yang digandrungi banyak kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa.

Fitur Instagram pun bisa dibilang cukup beragam, seperti Story, Live Streaming, hingga Reels untuk membuat video kreasi singkat layaknya aplikasi TikTok.

Meski fiturnya lumayan lengkap, namun Instagram belum menyediakan fitur yang mampu melacak siapa saja yang melihat profil pengguna.

Baca juga: Cara Bikin Instagram Best Nine 2020 dari Laptop, Jangan Lupa Hapus E-mail Setelahnya

Hal ini menjadi tanda tanya, sebab tak sedikit pengguna Instagram justru ingin tahu siapa saja pengikut maupun orang lain yang telah mengintip profil mereka.

Janji aplikasi pihak ketiga

Untuk melacak "stalker" atau orang-orang yang sering mengunjungi akun mereka, pengguna biasanya memakai cara lain seperti menginstall aplikasi pihak ketiga.

Aplikasi tersebut kerap menjanjikan pengguna dapat mencari tahu siapa saja yang melihat profil mereka hingga daftar pengikut yang sering membuka posting, dan yang tidak pernah memberikan like atau komentar.

Peneliti dari perusahaan IT SecurityScoreCard, Alex Heid mengatakan bahwa aplikasi semacam itu tidak benar-benar bisa diandalkan karena data yang ditampilkan pun cenderung tidak valid.

"Aplikasi apa pun yang mengklaim bisa melakukan itu, kemungkinan besar hanya menampilkan nama pengguna secara acak dan merilis daftar nama yang berbeda. Mereka juga secara tidak langsung akan melacak data pengguna," kata Alex.

Baca juga: Instagram Sebut Engagement Turun Bukan karena Shadowban

Meski tidak semua aplikasi tersebut berbahaya, namun pengguna diminta tetap harus waspada. Sebab, aplikasi pihak ketiga bisa saja memiliki trik lain untuk mencuri atau mengakses data pribadi penggunanya.

Sejumlah platform media sosial -termasuk Instagram- memang tidak mengizinkan pengguna untuk mengakses informasi menyangkut siapa saja yang melihat profil mereka.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Mashable, Sabtu (2/1/2021), aturan ini juga berlaku untuk akun yang sudah terverifikasi alias mendapatkan centang biru alias sudah verified.

Alasan Instagram tidak menghadirkan fitur pelacakan ini pun semata-semata dilakukan untuk menjaga privasi para penggunanya.

Beralih ke akun Instagram versi bisnis

Masih penasaran? Pengguna Instagram bisa mencoba beralih ke akun versi bisnis untuk mengetahui lebih banyak informasi soal follower.

Keterangan yang bisa didpatkan dari akun bisnis bukan identitas akun pengikut, melainkan seputar engagement seperti reach, interaksi di konten, serta jumlah orang yang menyimpan posting pengguna.

Untuk aplikasi pihak ketiga, Followmeter termasuk yang bisa digunakan untuk keperluan serupa.

Baca juga: Facebook Diminta Jual Instagram dan WhatsApp

Meski tidak akan menampilkan siapa saja yang mengunjungi akun pengguna, Followmeter bisa memberitahukan ke pengguna soal siapa saja yang baru-baru ini melakukan unfollow, serta siapa saja yang diikuti oleh pengguna tapi tidak follow back.

Dua informasi tadi bisa dicek sendiri secara manual oleh pengguna Instagram, sehingga informasi dari Followmeter relatif bisa lebih dipercaya dibandingkan aplikasi pihak ketiga lain yang mengklaim bisa menampilkan identitas stalker di Instagram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber MASHABLE
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.