Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karyawan Startup Tewas, Ungkap Kerasnya Pola Kerja 996 di China

Kompas.com - 08/01/2021, 16:36 WIB
Conney Stephanie,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kematian yang menimpa salah seorang pegawai perempuan dari perusahaan Pinduoduo kini tengah menjadi perbincangan. Pinduoduo adalah startup e-commerce asal China yang dinakhodai oleh Colin Huang.

Meski belum diketahui penyebabnya, spekulasi menyebutkan bahwa Pinduoduo diduga menggunakan sistem "kerja paksa" yang membuat karyawan tersebut akhirnya meninggal dunia.

Kejadian ini terungkap pada 29 Desember 2020. Perempuan dari divisi bisnis pembelian itu kabarnya merasa kelelahan saat ia dan teman-temannya berada dalam perjalanan pulang.

Kala itu, perempuan berusia 22 tahun ini diketahui sempat pingsan di tengah jalan pada pukul 01.30 dini hari waktu setempat.

Baca juga: Bos Alibaba Dukung Waktu Kerja 12 Jam Sehari, 6 Hari Seminggu di China

Kasus kematian pegawai Pinduoduo ini pun menuai kritik tajam dari sebagian orang yang berujung timbulnya stigma bahwa sistem kerja di negara China dinilai cukup keras.

China sendiri dikenal memiliki sistem kerja yang disebut 996. Istilah ini diartikan bahwa karyawan di China mulai bekerja dari pukul 09.00 pagi hingga 21.00 selama enam hari dalam satu minggu.

Kebijakan ini umumnya diterapkan oleh perusahaan China yang bergerak di bidang teknologi, dengan prospek bisnis yang pesat di negara tersebut.

Surat kabar Beijing Youth Daily melaporkan bahwa Departemen Perlindungan Hak Tenaga Kerja di Shanghai kini tengah melakukan penyelidikan dan meninjau kondisi para pegawai Pinduoduo.

Portal berita Xinhua News juga angkat bicara terkait kasus kematian pegawai Pinduoduo ini. Melalui akun media sosial Weibo, Xinhua memberi pemahaman soal arti makna "bekerja keras".

Baca juga: Miliarder Pengembang Game Asal China Meninggal Akibat Diracun

"Definisi 'kerja keras' tidak semata-mata bekerja hingga mengorbankan diri hanya demi mendapatkan uang. Perusahaan seharusnya memahami bagaimana cara melindungi hak-hak para pegawainya," tulis Xinhua.

Tak cuma itu, pengguna Weibo lainnya juga menanggapi kasus ini lewat kolom komentar. Sebagian di antaranya mengkritik dan memutuskan untuk menghapus aplikasi Pinduoduo dari ponsel mereka.

"Pinduoduo memang baik dari segi pembayaran gaji, tetapi saya tetap memutuskan untuk mencopot aplikasi ini. Karyawan yang bekerja di sana harap berhati-hati," tulis pengguna Weibo.

Pengguna lainnya juga mengatakan, "Saya merasa malu menggunakan aplikasi ini (Pinduoduo)".

Atas kejadian ini, saham Pinduoduo yang terdaftar di Nasdaq pada Senin 4 Januari 2021 dilaporkan anjlok hingga 6,1 persen yang ditutup di angka 166,78 dollar AS (sekitar Rp 2,3 juta).

Beberapa karyawan Pinduoduo mengatakan bahwa pegawai di sejumlah departemen kabarnya harus bekerja setidaknya 300 jam sebulan untuk memenuhi target penilaian perusahaan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Kenapa Tag GetContact Hilang atau Berkurang? Begini Penyebabnya

Software
Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Bos YouTube Peringatkan OpenAI soal Penggunaan Video untuk Latih Model AI

Internet
Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kode QR WA Tidak Valid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Software
HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

HP Realme GT Neo6 SE Resmi dengan Layar Lega dan Snapdragon 7 Plus Gen 3

Gadget
Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com