Perusahaan Jack Ma Bakal Dinasionalisasi China, Apa Artinya?

Kompas.com - 18/01/2021, 09:10 WIB
Kantor Alibaba. postandparcel.infoKantor Alibaba.
Penulis Bill Clinten
|

Aturan ini biasa disebut variable interest entity (VIE) dan sejatinya mencegah investor asing untuk mendapatkan porsi kepemilikan perusahaan domestik.

Sehingga, apabila seseorang yang tinggal di luar China membeli saham Alibaba, mereka sebenarnya tidak memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut, setidaknya begitu menurut laporan dari Marketwatch.

Alih-alih mendapatkan sebagian porsi kepemilikan Alibaba, para pembeli saham asing ini justru bakal membeli sebagian porsi kepemilikan dari suatu entitas perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Cayman, suatu negara koloni Inggris di Laut Karibia.

Perusahaan ini tercatat memiliki suatu kontrak resmi dengan Alibaba, di mana mereka berhak untuk mendapatkan sebagian pendapatan yang diraup oleh perusahaan rintisan Jack Ma tersebut.

Nantinya, keuntungan perusahaan offshore tersebut akan dibagi rata kepada para pemegang saham, berdasarkan nilai kepemilikannya.

Kendati demikian, belum bisa dipastikan apakah Alibaba dan Ant Group bakal diambil alih oleh China atau tidak, begitu juga nasib para pemegang saham, apabila nasionalisasi terjadi.

Satu hal yang pasti, Jack Ma yang merupakan pendiri kedua perusahaan tersebut kini dikabarkan masih "hilang" dari publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jack Ma masih menghilang

Seperti diwartakan sebelumnya, Ma mendadak " hilang" setelah melontarkan kritik pedas terhadap regulator finansial dan perbankan China dalam sebuah pidato di Shanghai, 24 Oktober lalu.

Dia menuding bahwa bank-bank di China beroperasi dengan mentalitas "rumah gadai" menyangkut jaminan untuk kredit, sementara regulasi perbankan yang berlaku dinilainya menghambat inovasi dan harus direformasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan Ma agaknya membuat panas telinga pemerintah China yang kemudian memperketat regulasi bisnis fintech sehingga perusahaan Ant Group dari Alibaba gagal melantai di bursa.

Baca juga: Begini Kabar Terbaru Jack Ma yang Diduga Menghilang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.