Rencana CEO Baru Intel, Kalahkan Prosesor Apple M1

Kompas.com - 19/01/2021, 07:13 WIB
Ilustrasi prosesor Intel cnet.comIlustrasi prosesor Intel

KOMPAS.com - Meski baru akan menjabat sebagai CEO Intel pada Februari mendatang, Pat Gelsinger yang ditunjuk sebagai pengganti Bob Swan menyiapkan gebrakan baru.

Produsen chip asal Amerika Serikat tersebut akan menggarap prosesor (CPU) dengan teknologi yang lebih canggih dibandingkan milik pesaingnya, Apple.

Apple sendiri baru memperkenalkan chip anyar berbasis ARM yakni Apple M1 pada November 2020 lalu. Chip tersebut membuat Apple mulai meninggakan prosesor Intel. 

Berdasarkan laporan surat kabar lokal di Oregon pekan lalu, Gelsinger disebut telah mengadakan rapat bersama seluruh karyawannya untuk membahas segala rencana dan inisiatif baru yang akan direalisasikan.

Dalam rapat tersebut, ia ingin memastikan bahwa Intel membuat chip yang lebih baik dari Apple. Gelsinger juga mengatakan bahwa Intel harus menyediakan ekosistem PC dengan produk yang lebih baik daripada yang diproduksi Apple.

Baca juga: Mengenal Apple M1, Chip ARM Pengganti Intel di MacBook Terbaru

Sebagai informasi, Gelsinger sendiri baru ditunjuk sebagai CEO Intel pada 14 Januari lalu. Sebelum itu, Gelsinger merupakan CEO dari perusahaan layanan virtualisasi, VMware.

Di bawah kepemimpinannya, Gelsinger harus berinovasi lebih cepat untuk melakukan pengembangan pada chip agar mampu bersaing di pasar CPU dunia.

Terlebih, mengingat bahwa Apple kini sudah meninggalkan Intel dan beralih menggunakan prosesor buatan sendiri di dalam perangkat Mac terbarunya.

Ketiga perangkat Mac terbaru Apple yakni Macbook Air, Pro, dan Mac mini sudah dibekali dengan chip Apple M1. Sebelum kehadiran Apple M1, deretan produk Macbook dan Mac menggunakan chip buatan Intel.

Selain Apple, Microsoft juga tampak ingin mengurangi ketergantungan pada Intel.
Perusahaan teknologi asal AS itu disebut tengah mengembangkan chip berbasis ARM untuk produk besutannya.

Baca juga: Seberapa Kuat Chip Apple M1 di MacBook Air Terbaru?

Menurut sumber yang dekat dengan industri, chip tersebut konon akan digunakan di perangkat laptop Surface dan infrastruktur layanan cloud-nya.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Selasa (19/1/2021), nantinya, chip ini juga akan digunakan di server yang menjalankan layanan cloud Azure Microsoft.

Saat ini, mayoritas perangkat laptop Surface dan server di layanan Azure mereka memang masih mengandalkan chip besutan Intel.

Meski begitu, belum diketahui, apakah rencana ini akan berkembang menjadi produk akhir atau hanya sebatas percobaan saja. Pihak Microsoft dan ARM pun tidak memberikan keterangan terkait kabar ini.

Baca juga: Ini Bukti Prosesor ARM di Windows Kalah Jauh dari Apple M1



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X