Serangan Terakhir Trump Jelang Lengser, Larang Huawei Pakai Prosesor Intel

Kompas.com - 19/01/2021, 10:40 WIB
ilustrasi Huawei reuters.comilustrasi Huawei
Penulis Bill Clinten
|

Kembali kelabakan?

Terlepas dari lisensi, kebijakan Trump yang menjebloskan Huawei ke daftar Entity List atas dugaan ancaman keamanan nasional AS sendiri agaknya sudah membuat Huawei "kelabakan".

Selain dilarang menggunakan sistem operasi Android yang menggunakan layanan Google Mobile Services (GMS), Huawei dipaksa untuk mencari alternatif produsen chip selain Qualcomm dan TSMC.

Huawei juga belakangan mencoba untuk mandiri dan lepas dari AS, salah satunya dengan menjual bisnis smartphone Honor ke suatu konsorsium. Dana dari penjualan merek ini kemungkinan dipakai untuk membangun strategi baru perusahaan.

Kemudian, Huawei juga turut mengembangkan Huawei Mobile Services (HMS) bersama dengan App Gallery untuk lepas dari GMS dan Google Play Store.

Di luar Huawei, Trump sendiri tampaknya "belum puas" untuk mempersulit berbagai perusahaan teknologi asal China bekerja sama dengan perusahaan lokal.

Pekan lalu, Trump bahkan memasukkan sembilan perusahaan asal China baru, termasuk vendor smartphone Xiaomi, ke dalam daftar hitam (blacklist) investasi AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dengan Huawei, daftar hitam yang menjerat sejumlah perusahaan ini mengharuskan para investor asal AS menjual (divestasi) seluruh saham yang mereka miliki selambat-lambatnya pada 11 November 2021.

Baca juga: Sama-sama Diblokir AS, Nasib Xiaomi Beda dengan Huawei

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.