Facebook Ingin Kurangi Konten Berbau Politik di News Feed

Kompas.com - 29/01/2021, 13:36 WIB

"Ini adalah kelanjutan dari pekerjaan yang telah kami lakukan untuk sementara waktu untuk menurunkan tensi, serta mencegah komunitas dan diskusi yang memecah belah," ungkap Zuckerberg sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNBC, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Zuckerberg Tangguhkan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump Tanpa Batas Waktu

Sebagai informasi, Facebook sebelumnya sempat sementara membatasi konten-konten politis di Amerika Serikat sebulan menjelang pemilu AS berlangsung, tepatnya pada Oktober 2020.

Namun, kali ini Facebook ingin mengadopsi langkah tersebut secara permanen untuk seluruh basis pengguna platformnya di berbagai negara, bukan hanya di AS saja.

Di samping itu, peristiwa penyerbuan Gedung Capitol Hill oleh para pendukung mantan Presiden AS Donald Trump pada awal Januari 2021 lalu, juga agaknya menjadi alasan lain di balik rencana Facebook mengurangi konten politis ini.

Saat kerusuhan terjadi, Facebook menangguhkan akun mantan Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu karena dinilai menggunakan media sosial untuk menghasut dan memantik kekerasan dan kerusuhan di Gedung Capitol Hill, Washington DC, AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.