Login WhatsApp Web Harus Scan Wajah atau Sidik Jari, Amankah?

Kompas.com - 29/01/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi Whatsapp Shutterstock/Antonio SalaverryIlustrasi Whatsapp

KOMPAS.com - Setelah sebelumnya hanya meminta pindaian kode QR, WhatsApp versi web dan desktop kini mengharuskan pengguna memindai sidik jari atau wajah untuk melakukan login.

Perubahan yang diterapkan lewat fitur keamanan baru ini memunculkan pertanyaan terkait kemanan biometrik, juga kekhawatiran bahwa WhatsApp akan mengumpulkan data pindaian wajah dan sidik jari pengguna.

Menjawab kekhawatiran tersebut, WhatsApp mengklaim pihaknya tidak akan bisa mengakses informasi biometrik yang tersimpan di dalam ponsel pengguna.

Baca juga: WhatsApp Versi Desktop dan Web Kini Wajib Pakai Fitur Keamanan Ini

"Otentikasi (biometrik) dilakukan oleh sistem operasi perangkat Anda menggunakan biometrik yang tersimpan di sana. WhatsApp tidak dapat mengakses informasi biometrik yang tersimpan oleh sistem operasi perangkat Anda," tulis WhatsApp di laman FAQ.

Dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (29/1/2021), WhatsApp mengatakan pihaknya menggunakan API otentikasi biometrik standar seperti yang dilakukan aplikasi keamanan lainnya, termasuk aplikasi perbankan.

WhatsApp mengatakan fitur otentikasi biometrik ini digulirkan untuk melapisi fitur kemanan  yang sudah ada sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fitur kemanan yang dimaksud adalah notifikasi ketika ada aktivitas login di WhatsApp web atau dekstop, serta pengaturan untuk keluar dari semua perangkat yang terhubung dengan akun melalui WhatsApp versi mobile.

Baca juga: WhatsApp Mendadak Muncul di Status Pengguna, Apa Isinya?

Fitur otentikasi biometrik di WhatsApp web dan desktop baru akan mulai diberlakukan dalam beberapa minggu mendatang.

Nantinya, biometrik yang dianggap sah adalah sidik jari maupun wajah yang telah didaftarkan di masing-masing ponsel pengguna. Setelah lolos verifikasi biometrik, barulah pengguna bisa memindai kode QR untuk melanjutkan login.

Fitur keamanan berbasis pemindaian wajah dan sidik jari hanya akan berfungsi pada ponsel yang mendukung dan mengaktifkan otentikasi biometrik, yakni iPhone dengan iOS 14 ke atas serta sejumlah perangkat Android yang kompatibel

"Tambahan lapisan keamanan ini akan meminimalisasi kemungkinan orang lain untuk menyinkronkan akun ke perangkat lain tanpa sepengetahuan pemiliknya," kata WhatsApp dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (28/1/2021).



Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.