Kompas.com - 31/01/2021, 10:10 WIB
Seseorang sedang membaca koran dengan iklan WhatsApp untuk perangi hoaks tampil satu halaman penuh di bagian belakang. Prakash SINGH / AFPSeseorang sedang membaca koran dengan iklan WhatsApp untuk perangi hoaks tampil satu halaman penuh di bagian belakang.

Ada lima poin yang dijelaskan WhatsApp yang dipaparkan di klarifikasi kedua tersebut. Pernyataan WhatsApp ini disebar ke media serta diunggah ke Twitter melalui akun @WhatsApp.

Baca juga: 5 Poin Klarifikasi Terbaru Aturan Baru WhatsApp

"Kami ingin mengklarifikasi beberapa rumor dan menjelaskan bahwa kami 100 persen akan terus melindungi pesan pribadi Anda dengan enkripsi ujung ke ujung," tulis WhatsApp di akun Twitter-nya.

Dalam twit tersebut, WhatsApp melampirkan foto yang berisi sejumlah pernyataan, sebagai berikut:

  • WhatsApp tidak dapat melihat pesan pribadi mendengar percakapan telepon pengguna, begitu juga dengan Facebook
  • WhatsApp tidak mencatat dan menyimpan pesan ataupun panggilan yang pengguna lakukan
  • WhatsApp tidak dapat melihat lokasi yang pengguna bagikan, begitupun Facebook
  • WhatsApp tidak membagi kontak pengguna dengan Facebook
  • WhatsApp grup tetap bersifat pribadi

2. Pasang iklan di koran

Anak perusahaan Facebook itu mencoba meyakinkan penggunanya dengan memasang iklan di beberapa media cetak. Isi iklannya senada dengan klarifikasi yang diberikan ke media dan diunggah di media sosial Twitter.

Kali ini, WhatsApp menghabiskan sekitar 10 juta rupee atau sekitar Rp 1,9 miliar (kurs rupiah Rp 192) untuk memasang iklan di setidaknya sepuluh media cetak berbahasa Inggris dan Hindi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"WhatsApp menghormati dan melindungi privasimu," begitu tulisan iklan WhatsApp yang terpampang di salah satu koran India dengan warna hijau khas WhatsApp dan warna hitam.

Iklan tersebut juga menuliskan bahwa "menghormati privasi Anda tertanam di DNA kami".

WhatsApp juga kembali menegaskan bahwa perubahan kebijakan tidak memengaruhi privasi pesan pengguna.

Dalam beberapa kesempatan, WhatsApp terus berujar bahwa pesan di akun personal, baik antar-individu maupun grup WhatsApp, dilindungi enkripsi dari ujung ke ujung. Perubahan privasi hanya berdampak pada interaksi yang terjadi di WhatsApp Bisnis.

Kampanye semacam ini juga pernah dilakukan WhatsApp beberapa tahun lalu saat anak perusahaan Facebook itu dituding gagal mengatasi misinformasi dan hoaks yang bertebaran di platformnya.

3. Sebar pesan senada di Status pengguna

WhatsApp menggungah pemberitahuan yang muncul di Status pengguna pada Jumat (29/1/2021), ada empat slide yang dibagikan WhatsApp lewat fitur Status.

Isi status pertama menyebut bahwa WhatsApp akan membagikan segala informasi termasuk kehadiran fitur-fitur baru atau pembaruan yang akan datang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.