Flash Sale Xiaomi Poco M3 Digelar Hari Ini, Bakal Ada Pembatalan Lagi?

Kompas.com - 02/02/2021, 09:38 WIB
Tampak depan Xiaomi Poco M3 KOMPAS.com/Kevin Rizky PratamaTampak depan Xiaomi Poco M3

KOMPAS.com - Xiaomi Indonesia akan menggelar penjualan smarthone Poco M3 pada hari Selasa ini, (2/2/2021). Penjualan ini merupakan flash sale ketiga yang digelar Xiaomi.

Flash sale pertama digelar 26 Januari yang membuat heboh karena sejumlah transaksi bernilai miliaran rupiah dibatalkan Xiaomi.

Menjelang flash sale ketiga hari ini belum ada tanda-tanda Xiaomi akan memberikan hak atau akses khusus untuk pembeli asli yang terdampak pembatalan.

Pantauan KompasTekno, Selasa pagi, flash sale Poco M3 hari ini terbuka untuk semua. Sampai berita ini ditayangkan, nasib pembeli asli yang terdampak pembatalan sebelumnya juga masih belum jelas.

Selain itu tidak ada penjelasan dari Xiaomi atau Lazada, bagaimana cara mencegah transaksi yang mereka sebut "tidak wajar".

Pihak Lazada Indonesia hanya mengatakan pihaknya "secara rutin melakukan pengawasan ketat terhadap transaksi yang dilakukan di platform" tanpa menjabarkan pengawasan ketat bagaimana yang dimaksud.

Belum ada juga informasi kriteria pembatalan transaksi yang dilakukan pembeli. Lazada pada transaksi yang dibatalkan sebelumnya memberikan sejumlah alasan ke pembeli, mulai dari alamat yang tidak akurat hingga dianggap melanggar peraturan.

Fakta lain yang dilaporkan pembeli asli yang terdampak adalah soal "pemaksaan" sistem pembayaran di tempat (COD). Padahal sebelumnya mereka tidak pernah memilih opsi pembayaran ini.

Baca juga: Sistem Flash Sale dan Pemaksaan COD di Balik Insiden Penjualan Poco M3

Apakah pembatalan bakal terjadi pada flash sale Poco M3 hari ini? Simak terus beritanya di KompasTekno yang akan turut mencoba membeli ponsel yang diklaim sebagai entry-level killer ini pada pukul 10.00 WIB.

Pembatalan transaksi pada 26 Januari lalu, Xiaomi menyebutkan menemukan sejumlah transaksi yang teridentifikasi sebagai "aktivitas tidak wajar" dan mengarah ke tindakan merugikan yang banyak pihak.

Namn alih-alih membatalkan transaksi yang diduga dilakukan tengkulak, pembeli asli justru banyak yang terdampak. Baca: YouTuber Juga Kena Pembatalan Flash Sale Poco M3, Ini Respons Xiaomi

Atas pembatalan tersebut, Xiaomi menggelar flash sale tambahan 29 Januari yang dimaksudkan memberi kesempatan pembeli yang tidak mendapat unit Poco M3.

Saat flash sale tambahan ini, Xiaomi tidak memberi akses khusus atau terpisah untuk pembeli asli yang transaksinya dibatalkan pada flash sale 26 Januari. Hasilnya, cukup banyak pembeli tersebut kembali tidak berhasil membeli Poco M3.

Baca juga: Penjualan Poco M3 Digelar, Pembeli Bukan Tengkulak Kembali Tidak Kebagian

Saat itu, pihak Xiaomi hanya bisa meminta maaf ke pembeli asli yang terdampak pembatalan.

"Untuk saat ini, kami mohon pengertiannya dan bagi calon pembeli yang tetap ingin mendapatkan Poco M3, bisa berpartisipasi di penjualan berikutnya," jelas Stephanie Sicilia, Head of Public Relations Xiaomi Indonesia kepada KompasTekno.

Xiaomi Indonesia meminta maaf kepada para pembeli terdampak."Kami mohon maaf bagi pembeli asli yang terkena dampak, kami akan terus bekerja bersama partner untuk memperbaiki sistem agar bisa lebih baik lagi," kata Stephanie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.