Setelah 46 Tahun, Panasonic Berhenti Bikin Panel dan Sel Surya

Kompas.com - 02/02/2021, 15:33 WIB
Ilustrasi panel surya atap di rumah. PIXABAY/MINKSIlustrasi panel surya atap di rumah.

KOMPAS.com - Setelah kurang lebih 46 tahun berkecimpung di sektor energi terbarukan, Panasonic akhinya memutuskan untuk keluar dari bisnis produksi panel dan sel surya.

Perusahaan terkemuka asal Jepang itu disinyalir tidak sanggup lagi bersaing dengan vendor-vendor panel surya asal China, yang mampu memproduksi panel surya dengan ongkos produksi yang lebih rendah.

Karena itu, Panasonic akan menghentikan produksi panel sel surya di kedua pabriknya, baik yang berada di Malaysia maupun Prefektur Shimane, Jepang. Penghentian manufaktur panel dan sel surya ini paling cepat akan direalisasikan Panasonic pada awal Maret 2022 mendatang.

Baca juga: Samsung Perkenalkan Remote Televisi Tenaga Surya

Keputusan tersebut menandai babak akhir Panasonic pada bisnis manufaktur tenaga surya, setelah perusahaan yang berbasis di Osaka itu juga membatalkan kemitraan produksi sel surya dengan Tesla, tahun lalu.

Kendati memutuskan menutup bisnis produksi panel dan sel surya, Panasonic masih berencana tetap berkecimpung di bisnis pembangkit listrik sektor rumahan dengan membeli panel surya dari vendor lain.

Selain itu, Panasonic juga tetap akan berada di bisnis energi terbarukan ini, dengan fokus pada segmen seperti sistem manajemen daya untuk kota pintar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kematian panel surya Panasonic

Sebenarnya menurut Badan Energi Internasional, jumlah pembangkit listrik tenaga surya baru tahun ini diperkirakan mencapai 117 juta kilowatt. Jumlah ini naik 10 persen dari tahun sebelumnya.

Namun, vendor China dilaporkan memproduksi panel surya secara masif dan mengamankan sebagian besar pangsa pasar dunia. Hal ini juga menyebabkan harga panel surya turun menjadi sekitar sepertiga dari harga di tahun 2012.

Baca juga: Rugi Terus, Panasonic Keluar dari Bisnis Semikonduktor

Karena persaingan harga yang ketat inilah, bisnis panel dan sel surya Panasonic semakin mengalami kemunduran. Saat ini, sebagian besar permintaan panel dan sel surya Panasonic hanya berasal dari pasar domestik saja.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.