Ini Dia Video YouTube "Ampun Bang Jago" yang Jadi Saksi Detik-detik Kudeta di Myanmar

Kompas.com - 02/02/2021, 16:00 WIB

"Lagu ini akan menjadi lagu kudeta terhebat," tulis akun Jack Lee.

"Mereka sibuk memikirkan lagu yang tepat untuk berlatih di rumah, tetapi lagu ini justru diputar ketika kudeta militer sedang terjadi di belakangnya," tulis akun Derp 123.

"Apalagi tujuan saya datang kesini kalau bukan karena video perempuan yang sedang berolahraga dengan lagu ini di tengah-tengah kudeta," tulis akun Johanna C.

"Ini soundtrack terbaik untuk kudeta militer," tulis akun pescadorCardoso.

"Saya tidak menyangka, lagu-lagu Indonesia juga bisa viral hingga ke Myanmar, karena biasanya lagu-lagu Indonesia hanya viral di negara-negara yang memiliki bahasa yang sama seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Timor Leste, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan," tulis akun adinda kiranavati.

Baca juga: 10 Video yang Paling Banyak Dapat Dislike di YouTube


Hingga berita ini ditayangkan, video Ampun Bang Jago yang diunggah empat bulan lalu itu sudah ditonton sebanyak 29,2 juta kali, dan mendapatkan 277.000-an jempol atas (Like).

Terlepas dari hal itu, Khing Hnin Wai sendiri diketahui merupakan seorang guru pendidikan jasmani di Myanmar.

Khing juga sering memposting video melalui akun Facebook-nya, ketika dirinya sedang melakukan rutinitas aerobik di tempat yang sama.

Sebagai informasi, senam aerobik yang dilakukan Khing itu terjadi setelah militer mengumumkan bahwa mereka sudah mengambil alih Myanmar.

Mereka melakukan kudeta dengan menangkap sejumlah pemimpin sipil, seperti Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Baca juga: YouTuber Pengulas Gadget Ternama Beberkan Strategi Dapat Uang dari YouTube

Kudeta itu terjadi akibat buntut kemenangan besar Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), yang dipimpin oleh Suu Kyi, dalam Pemilu November 2020 lalu.

Pihak oposisi yang disokong militer Myanmar dilaporkan merasa tidak terima, dan meminta Pemilu agar diulang kembali karena menuduh adanya kecurangan di dalamnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.