Mengapa Telegram dan Signal Bukan Dianggap Pesaing Terkuat WhatsApp?

Kompas.com - 02/02/2021, 19:28 WIB
Ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp Nikkei AsiaIlustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp

KOMPAS.com - Pamor WhatsApp dilaporkan turun sejak menggulirkan kebijakan baru di awal Januari 2021. Firma riset aplikasi Sensor Tower melaporkan, jumlah unduhan WhatsApp menurun sekitar 11 persen.

Berbanding terbalik, Telegram dilaporkan kebanjiran pengguna baru. Bahkan, CEO Telegram Pavel Durov menyatakan bahwa pengguna Telegram sudah tembus lebih dari 500 juta pengguna pada minggu pertama Januari 2021.

Firma riset aplikasi App Annie juga melaporkan terjadi penurunan peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler, baik di Android maupun iOS.

Kendati demikian, Mark Zuckerberg yang notabene pendiri Facebook sekaligus pemilik WhatsApp justru terkesan tidak "terganggu" dengan kenaikan jumlah pengguna Telegram dan Signal.

Terungkap bukan Telegram dan Signal, Zuck justru memandang iMessage sebagai pesaing utama WhatsApp. Belakangan, Zuckerberg mengaku justru lebih khawatir dengan aplikasi pesan instan bawaan perangkat Apple tersebut.

Mengapa produk chat Apple? Padahal, Facebook dan Apple memiliki inti bisnis yang berbeda. Apple berfokus pada bisnis gadget dan komputer, sedangkan Facebook bergerak di bidang jejaring sosial.

Baca juga: Apple Digugat Gara-gara Telegram

Alasannya ternyata Whatsapp tidak begitu mendapatkan tempat di hati orang-orang AS karena mereka lebih suka menggunakan aplikasi pesan instan bawaan di smartphone mereka, seperti iMessage.

Baca juga: Mengapa Orang Amerika Serikat Jarang Pakai WhatsApp?

Karena iPhone sudah dibekali dengan iMessage, pengguna tidak perlu repot-repot lagi untuk mengunduh aplikasi pesan instan lainnya di App Store dan mendaftarkan akun baru.

"iMessage sudah terpasang di setiap iPhone. Itulah sebabnya iMessage jadi layanan pesan instan paling banyak digunakan di AS," kata Zuckerberg dalam paparan kinerja perusahaan kuartal keempat 2020, dihimpun KompasTekno dari India Today, Senin (1/2/2021).

Sebagaimana yang dilaporkan CEO Apple Tim Cook, ada lebih dari satu miliar perangkat iPhone yang aktif di seluruh belahan dunia saat ini. Tak mengherankan, iMessage tampil menjadi pesaing terdekat WhatsApp.

Padahal, Zuck mengeklaim bahwa kebijakan privasi WhatsApp lebih andal dibandingkan iMessage. Ia menyebut fitur enkripsi end-to-end milik WhatsApp membuatnya "jelas lebih unggul" dari iMessage.

"Saya ingin menekankan bahwa kami semakin melihat Apple sebagai salah satu pesaing terbesar kami. iMessage adalah kunci utama ekosistem mereka," ungkap Zuckerberg.

Baca juga: Apa Itu WhatsApp GB yang Ramai Dibicarakan di Twitter?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X