GPU RTX 30 Series "Gaib", Ini Solusi Nvidia

Kompas.com - 15/02/2021, 12:10 WIB
Ilustrasi Nvidia GeForce RTX 3090. NvidiaIlustrasi Nvidia GeForce RTX 3090.

KOMPAS.com - Produsen chip pengolah grafis (GPU) asal Amerika Serikat, Nvidia dikabarkan kesulitan untuk memenuhi permintaan lini GeForce RTX 30 Series di pasar, karena stok kartu grafis tersebut selalu habis diserbu pembeli.

Untuk mengurangi kelangkaan stok tersebut, Nvidia muncul dengan membawa solusi menambah stok kartu grafis model lama, terutama GPU GeForce GTX 1050 Ti dan RTX 2060.

Kartu GPU RTX 30 Series menawarkan spesifikasi dan teknologi dengan harga yang diklaim sepadan, sehingga konsumen bisa saja beralih dari lini RTX 30 Series ke seri GTX 1050 Ti atau RTX 2060.

Menurut pihak Nvidia, langkah menambah produksi lini kartu grafis lama itu sebenarnya bukan suatu hal yang aneh, karena kedua GPU tersebut memang masih diproduksi.

Baca juga: Kartu Grafis GeForce RTX 3090 Senilai Rp 4,7 Miliar Digasak Maling

"Penambahan stok kedua GPU ini sebenarnya bertujuan untuk mengatur kondisi pasar. Kami hanya (berusaha) memenuhi permintaan produk yang saat ini sedang tinggi," ujar Nvidia dalam sebuah pernyataan.

Tidak dijelaskan bagaimana sebenarnya GPU GeForce GTX 1050 Ti dan RTX 2060 bisa mengatasi efek kelangkaan kartu grafis dari keluarga RTX 30 Series, begitu juga produk GPU modern besutan Nvidia lainnya.

Yang jelas, hal ini konon hanya akan berdampak pada sebagian kecil permintaan produk GPU Nvidia saja.

Selain itu, penambahan stok ini juga diharapkan mampu menurunkan harga kartu pengolah grafis GeForce GTX 1050 Ti dan RTX 2060 di pasar, yang saat ini dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga yang disarankan (MSRP).

Pada saat peluncurannya, kartu grafis GTX 1050 Ti dan RTX 2060 masing-masing memiliki banderol 139 dollar AS (sekitar Rp 1,9 juta) dan 349 dolar AS (Rp 4,8 juta).

Baca juga: GPU Nvidia GeForce RTX 3000 Dipastikan Gaib sampai 2021

Namun kini, para reseller menjualnya kembali dengan harga termahal 800 dolar AS (sekitar Rp 11 juta) untuk GTX 1050 Ti dan 1.600 dolar AS (sekitar Rp 22 juta) untuk RTX 2060, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Senin (15/2/2021).

Kelangkaan RTX 30 Series

Sebagai informasi, kelangkaan kartu GPU Nvidia sendiri konon berawal dari munculnya beragam produk dari lini RTX 30 Series yang menawarkan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya.

Nvidia lantas tak bisa mengimbangi tingginya permintaan pasar sehingga berujung pada kelangkaan.

Baca juga: Nvidia Akuisisi ARM dari SoftBank Senilai Rp 598 Triliun

Kondisi ini diperparah oleh para penambang cryptocurrency yang memborong kartu grafis untuk mining dan reseller yang membeli untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal.

Kelangkaan ini juga memicu kegiatan kriminal, di mana 40 kotak kargo yang berisi GPU Nvidia GeForce RTX 3090 senilai 2,2 juta yuan (sekitar Rp 4,7 miliar) digondol dari sebuah pabrik perancang GPU, MSI di China pada Desember lalu.



Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X