Putri Bill Gates Divaksin Covid-19, Bantah Teori Konspirasi soal Ayahnya dengan Lelucon

Kompas.com - 15/02/2021, 16:31 WIB
Pendiri Microsoft, Bill Gates reuters.comPendiri Microsoft, Bill Gates

KOMPAS.com - Sejumlah negara dari berbagai belahan dunia sudah memulai proses vaksinasi Covid-19. Beberapa sosok ternama pun sudah mendapatkan vaksin, salah satunya adalah pendiri Microsoft, Bill Gates. Begitu juga putrinya, Jennifer Gates. 

Sama seperti kebanyakan orang, keduanya mengunggah foto beberapa saat setelah mereka divaksin, seakan mengonfirmasi bahwa mereka "baik-baik saja".

Tak sampai di situ, Jennifer bahkan melontarkan sebuah kalimat lelucon untuk membantah segala teori konspirasi yang melibatkan ayahnya belakangan ini.

Baca juga: Bill Gates Sebut Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir dan Syaratnya

"Sayangnya, vaksin tidak menanamkan (implan) kejeniusan ayah (Bill Gates) kepada saya. Andai saja mRNA (vaksin) memiliki kemampuan semacam itu," kata Jennifer dalam sebuah postingan Instagram sembari menyertakan emotikon candaan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Gates (@jenniferkgates)

Kelakar wanita berumur 24 tahun itu agaknya bermaksud untuk menyindir seluruh warganet yang mengklaim bahwa vaksin Covid-19 telah diselipi oleh microchip canggih yang bisa memata-matai gerak-gerik sang penerima vaksin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teori konspirasi ini sebelumnya bermunculan di internet, lantaran keterlibatan Bill Gates yang belakangan memang fokus mendanai proyek dan pengembangan vaksin Covid-19.

Dana yang dikucurkan Bill melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation ini sendiri bisa dibilang cukup fantastis, yakni sekitar 1,75 miliar dolar AS atau sekitar Rp 24,2 triliun.

Baca juga: Bill Gates Kucurkan Dana ke Bio Farma untuk Bikin Vaksin Polio

Warganet lantas berspekulasi terkait alasan di balik pendanaan yang cukup besar tersebut, apalagi Bill Gates merupakan sosok berpengaruh di ranah teknologi. Mereka menuduh Bill Gates menyelipkan microchip ke dalam tubuh untuk memata-matai penerima vaksin.

Tidak tinggal diam, Bill Gates sendiri sempat buka suara berkali-kali soal kabar burung yang berseliweran ini.

"Tak seorang pun bisa memprediksi bahwa saya dan Fauci (rekannya) menjadi bulan-bulanan warganet atas teori konspirasi yang sangat jahat ini," ujar Gates dalam sebuah wawancara, sebagaimana dikutip KompasTekno dari CNBC, Senin (15/2/2021).

"Saya sangat terkejut dan saya harap teori konspirasi tersebut hilang dan tidak menyebar lagi," imbuh Gates.

Dalam kesempatan terpisah, Bill Gates juga sempat menegaskan bahwa ia tak pernah sekalipun terlibat dengan proyek microchip atau semacamnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.