Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Google, Raksasa Mesin Pencari yang Hampir Dijual "Murah"

Kompas.com - Diperbarui 27/09/2023, 08:50 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Artinya, Google memang sudah melekat dengan kehidupan.

Jika ditarik ke belakang, kebiasaan semacam ini berakar dari penggunaan kata "Google" dalam serial TV asal AS yang populer di tahun 2000-an, yakni Buffy the Vampire Slayer.

Di serial horor tersebut, ada seorang pemeran yang melontarkan kalimat "Have you googled her yet?" atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia kira-kira "Apakah kamu sudah mencarinya di Google?".

Baca juga: Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Karena masih istilah baru, hal tersebut sontak bikin lawan bicaranya kaget. Ia lantas menjelaskan bahwa Google adalah semacam mesin pencari di internet.

Kata Google pun makin marak dipakai bertahun-tahun kemudian. Bahkan, pada 2006 lalu, "google" didaftarkan sebagai kata kerja di kamus bahasa Inggris internasional keluaran Merriam-Webster dan Oxford.

Artinya? Tentu saja untuk "mencari informasi tentang seseorang atau sesuatu di internet menggunakan mesin pencari Google".

Pada tahun yang sama, pihak Google lantas mengimbau warganet agar menggunakan merek tersebut untuk menyebutkan beragam hal yang memang berkaitan dengan perusahaan pemilik Googleplex ini.

"Kami ingin menegaskan bahwa kalian boleh menggunakan kata 'Google' ketika kalian benar-benar merujuk ke perusahaan Google dan beragam layanan kami," ujar Google dalam sebuah pengumuman.

Terlepas dari nama, sebenarnya banyak fakta menarik lain yang berhubungan dengan sejarah Google. Di samping kesuksesan Google, Page dan Brin tampaknya berhasil membuat branding perusahaan diingat dengan mudah dan digunakan orang banyak, meski namanya lahir dari ketidaksengajaan.

Lantas pertanyaannya sekarang, bisakah kita hidup di era modern tanpa Google?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com