Google Meet Siapkan Fitur-fitur Baru untuk Mendukung Kegiatan Belajar

Kompas.com - 18/02/2021, 13:11 WIB
Ilustrasi Google Meet techradar.comIlustrasi Google Meet
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Platform telekonferensi Google Meet akan segera mendapat serangkaian fitur baru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara online.

Kehadiran fitur-fitur ini nantinya diharapkan bisa membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman, aman, kondusif, sekaligus menarik untuk peserta.

Google, misalnya, bakal menghadirkan fitur "End meeting for all" untuk langsung membubarkan kelas virtual apabila telah selesai, serta "Mute all participants" untuk mematikan mic seluruh siswa secara serentak.

Baca juga: Pengguna Google Meet Kini Bisa Tes Suara dan Video Sebelum Masuk ke Rapat

Ketika siswa di-mute, guru (host) juga bakal bisa melarang muridnya untuk melakukan unmute secara mandiri, agar proses belajar tidak terganggu suara berisik dari partisipan.

Ilustrasi fitur Mute all di Meet.Google Ilustrasi fitur Mute all di Meet.
Meet nantinya juga akan lebih terintegrasi dengan layanan Google Classroom, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dibuat selancar mungkin.

Ketika ruangan Meet dibuat dari layanan Classroom, misalnya, murid tak akan bisa masuk ke ruangan tersebut sebelum sang guru/host masuk dan memulai ruangan.

Siswa-siswa yang diizinkan masuk ke ruangan kelas tersebut juga hanya mereka yang tercantum dalam daftar absen, sehingga orang lain tak akan bisa masuk.

Baca juga: Google Meet Bisa Ganti Background Video Call, Begini Caranya

Adapun Meet akan menunjuk guru yang membuat ruangan sebagai host secara otomatis. Tiap ruangan sendiri hanya diperbolehkan ada satu guru. Jika lebih, maka host bisa dialihkan ke guru lainnya.

Selain untuk guru, ada beberapa fitur baru Meet yang nantinya dapat berguna bagi para peserta didik.

Fitur baru Meet bernama Emoji Reactions.Google Fitur baru Meet bernama Emoji Reactions.
Salah satunya adalah fitur "Emoji reactions" yang memungkinkan siswa untuk merespon guru menggunakan emoji dengan tone warna berbeda agar suasana kelas lebih cair.

Ada pula fitur low bandwidth yang bertujuan untuk mempermudah siswa dengan koneksi internet lambat agar mereka bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan lancar. 

Baca juga: Cara Membuat Latar Belakang Jadi Buram di Google Meet Versi PC

Fitur-fitur baru Meet memiliki jadwal kehadiran berbeda-beda. Emoji reactions bakal meluncur pada bulan Agustus mendatang, sedangkan low bandwidth Meet bakal dihadirkan sebelum 2022, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Kamis (18/2/2021).

Selain yang disebutkan di atas, masih banyak fitur lainnya yang akan hadir di Google Meet untukj mempermudah guru dan siswa dalam menggunakan Meet. Selengkapnya bisa dilihat di situs Google di tautan berikut.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X