Nvidia "Menyerah", Luncurkan Lini GPU Khusus untuk Penambang Kripto

Kompas.com - 20/02/2021, 10:55 WIB
Ilustrasi GPU Nvidia CMP untuk menambang aset kripto. Blog NvidiaIlustrasi GPU Nvidia CMP untuk menambang aset kripto.

KOMPAS.com - Maraknya penambangan cryptocurrency membuat kartu grafis Nvidia jadi langka di pasaran karena diborong oleh miner. Setelah sempat mengakali kekurangan pasokan dengan mengeluarkan GPU model lama, pabrikan tersebut agaknya "menyerah".

Nvidia pun pekan ini memperkenalkan seri chip baru yang khusus ditujukan untuk para penambang kripto. Alih-alih GPU (Graphics Processing Unit), namanya adalah "Cryptocurrency Mining Processor" atau disingkat CMP.

Ada empat model CMP yang diperkenalkan secara serentak. Dua di antaranya, Nvidia CMP 30HX dan 40HX rencananya akan meluncur pada kuartal-I 2021. Dua lagi, Nvidia CMP 50HX dan 90HX akan menyusul pada kuartal-II 2021.

Baca juga: GPU RTX 30 Series Gaib, Ini Solusi Nvidia

"Produk CMP dijual melalui rekanan dan dioptimalkan untuk kinerja dan efisiensi mining terbaik. Mereka tak memenuhi spesifikasi GPU GeForce dan karena itu tak akan mempengaruhi ketersediaan GPU GeForce untuk gamer," tulis Nvidia di situsnya.

Nvidia CMP 30HX, 40HX, 50HX, dan 90HX memiliki kinerja hashrate berbeda-beda, seperti tercantum dalam tabel di bawah. Nantinya, produk-produk dengan chip khusus penambang ini akan dijual oleh para rekanan Nvidia seperti Asus, Colorful, EVGA, Gigabyte dan MSI,

Belum jelas bentuk hardware-nya akan seperti apa, tapi Nvidia menjanjikan bahwa CMP bisa dipasang di "bracket terbuka yang dioptimalkan untuk sirkulasi udara" untuk meredam panas. Sebuah CPU nantinya bisa mengendalikan banyak CMP sekaligus.

Spesifikasi GPU Nvidia CMP 30HX, 40HX, 50 HX, dan 90HX.WCCF Tech Spesifikasi GPU Nvidia CMP 30HX, 40HX, 50 HX, dan 90HX.

GeForce RTX 3060 sengaja disunat

Selain memperkenalkan lini chip CMP, Nvidia turut melakukan langkah lain berupa "menyunat" kemampuan mining calon kartu grafis terbarunya, GeForce RTX 3060, dengan mengurangi kemampuan hashrate hingga 50 persen.

Dihimpun KompasTekno dari WCCFTech, Sabtu (20/2/2021), Nvidia mengaku sengaja menerapkan limitasi berbasis deteksi otomatis dengan software ini supaya GeForce RTX 3060 tak habis diborong oleh miner sehingga gamer kembali gigit jari.

Baca juga: Nvidia GeForce RTX 3060 Meluncur, Kartu Grafis dengan Harga Terjangkau

Produk kartu grafis berbasis GeForce RTX 3060 rencananya akan mulai dijual pada 25 Februari mendatang, menyusul GeForce RTX 3090, RTX 3080, RTX 3070, dan RTX 3060 Ti yang sudah lebih dulu hadir tapi langka di pasaran.

Kartu grafis Nvidia memang menjadi sasaran favorit para miner kripto lantaran kinerjanya yang tinggi saat dipakai menambang. GeForce RTX 3070, misalnya, memiliki hashrate di kisaran 50-60 MH/s.

Produk-produk GeForce seri RTX 30 pun jadi barang "gaib" gara-gara diborong para penambang. Padahal, kartu-kartu grafis ini semestinya digunakan untuk main game di komputer, bukan menambang cryptocurrency.

Dengan memperkenalkan chip khusus mining dan membatasi kemampuan kartu grafisnya, Nvidia seakan ingin menarik garis tegas antara miner dan gamer yang selama ini menjadi konsumen tradisionalnya.

Meski demikian, lewat CMP, pabrikan itu agaknya juga berniat sekaligus memanfaatkan tingginya permintaan karena cryptocurrency mining yang sedang booming.

"Dengan CMP, kami bisa membantu para miner membangun data center yang paling efisien, sambil mengamankan (pasokan) GPU GeForce RTX untuk gamer," pungkas Nvidia.

Baca juga: Penampakan Warnet yang Banting Setir Jadi Penambang Cryptocurrency



Sumber WCCF Tech
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X