Begini Cara Mendapatkan Subsidi Kuota Belajar Jika Nomor HP Berubah

Kompas.com - 01/03/2021, 17:12 WIB
Pandemi corona mendorong pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring Getty ImagesPandemi corona mendorong pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan pemerintah akan melanjutkan pemberian subsidi kuota belajar untuk tahun 2021.

Nadiem mengatakan penerima subsidi bulan November-Desember tahun 2020 akan otomatis mendapat subsidi kuota lagi mulai bulan ini.

Namun, bagi siswa atau tenaga pengajar yang nomor HP/ ponselnya berubah atau tahun lalu belum mendapatkan subsidi kuota, Nadiem mengatakan bahwa mereka baru akan bisa menerima bantuan subsidi bulan April 2021 mendatang.

Siswa atau tenaga pengajar yang nomor ponselnya berubah bisa melapor ke pimpinan satuan pendidikan masing-masing, dalam hal ini sekolah atau satuan lebih tinggi, untuk mendapatkan kuota pada bulan April.

Baca juga: Kemendikbud Salurkan Bantuan Kuota Data Internet 2021, Ini Rinciannya

"Jadi dipastikan untuk persiapan bulan April, bagi yang belum mendapatkan segera melapor ke pimpinan satuan pendidikan dan operator satuan pendidikan," jelas Nadiem, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Kemendikbud RI, Senin (1/3/2021).

Nantinya, pimpinan operator di satuan pendidikan tinggal mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk nomor yang berubah atau nomor yang baru ke laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang lebih tinggi.

Subsidi kuota belajar akan diberikan selama tiga bulan ke depan dimulai sejak bulan Maret 2021. Namun, besaran kuota dan kegunaan kuota belajar tahun 2021 sedikit berbeda dengan tahun 2020 lalu.

"Di tahun 2021, kita akan memberikan kuota tapi dengan gigabyte yang lebih kecil dari kuota belajar sebelmnya, kuota ini merupakan kuota umum," kata Nadiem. "Jadi bisa digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi kecuali aplikasi-aplikasi yang diblokir," imbuhnya.

Baca juga: Subsidi Internet Kuota Belajar 2021 Akan Berubah, Hanya Ada Kuota Umum

Aplikasi dan platform yang diblokir meliputi media sosial dan game. Adapun rincian besaran subsidi kuota untuk perserta didik PAUD adalah 7 GB/bulan, sementara jenjang dasar dan menengah 10 GB/bulan.

Kemudian untuk pendidik jenjang PAUD, dasar, menengah akan mendapat 12 GB/bulan, serta mahasiswa dan dosen akan menerima 15 GB/bulan. Pemberian kuota akan dilakukan pada tanggal 11-15 setiap bulannya.

Nadiem menjelaskan, ada pengecualian untuk subsidi kuota pada 2021. Penerima bantuan kuota belajar tahun 2020 lalu yang menggunakan kuota kurang dari 1 GB, tidak akan menerima subsidi kuota tahun ini.

"Artinya memang tidak digunakan data yang digunakan dengan berbagai alasan," kata Nadiem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Internet
Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet
AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

Hardware
Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Software
Penyebab dan Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway Pada Halaman Web

Penyebab dan Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway Pada Halaman Web

Software
Apa Itu Cell di Microsoft Excel? Ini Penjelasannya dan Shortcut yang Bisa Digunakan

Apa Itu Cell di Microsoft Excel? Ini Penjelasannya dan Shortcut yang Bisa Digunakan

Software
Cara Cek Versi Aplikasi dan Update Browser Mozilla Firefox

Cara Cek Versi Aplikasi dan Update Browser Mozilla Firefox

Software
300 Pimpinan Industri Penerbangan Berkumpul di Singapura

300 Pimpinan Industri Penerbangan Berkumpul di Singapura

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.