Waspada, Modus Penipuan Call Forward *21* untuk Curi Kode OTP

Kompas.com - 02/03/2021, 07:00 WIB
Ilustrasi phone dialer cnet.comIlustrasi phone dialer

KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (Dittipidsiber) kembali mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan berkedok call forward.

Melalui akun Twitter resmi (@CCICPolri), Dittipidsiber membagikan kicauan berisi imbauan untuk mewaspadai penipuan yang menggunakan mekanisme call forward *21* yang berpotensi dapat mencuri informasi rahasia seperti kode one-time password (OTP).

Menurut kepolisian, jika pengguna menekan tombol *21* diikuti dengan nomor ponsel si penipu, maka fitur call forwarding akan diaktifkan dan penipu bisa mendapatkan akses terhadap panggilan telepon pengguna.

"Jika sudah mendapatkan akses, penipu bisa memanfaatkan celah tersebut untuk mencuri Kode OTP target," tulis Dittipidsiber dalam kicauannya.

Modus call forward memang sering dilakukan pelaku untuk menyiasati korbannya sehingga mereka memberikan kode OTP tanpa sadar.

Call Forward adalah aktivitas pengalihan komunikasi dari suatu nomor ponsel ke nomor ponsel lainnya.

Lantas, bagaimana cara kerja pelaku menjalankan modus penipuan ini?

Baca juga: 5 Tips Hindari Penipuan Modus Pencurian OTP

Metode Call Forward

Melihat fenomena tersebut, praktisi keamanan siber, Alfons Tanujaya mengatakan bahwa ada dua metode call forwarding yang biasanya dilakukan oleh pelaku.

"Forward ini utamanya ada dua macam. SMS Forward dan Call Forward. SMS forward akan meng-copy setiap SMS yang di terima ke nomor yang telah ditentukan pada proses inisiasi," ujar Alfons saat dihubungi KompasTekno, Senin (1/3/2021).

"Proses inilah yang biasanya dilakukan oleh penipu untuk mengelabui korbannya agar menekan kode aktivasi SMS dan Call Forward," lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.