Apple Dituntut Rp 120 Miliar gara-gara Bikin Baterai iPhone Bermasalah

Kompas.com - 03/03/2021, 07:35 WIB
ilustrasi Apple reuters.comilustrasi Apple

KOMPAS.com - Apple kembali menghadapi gugatan hukum karena diduga sengaja membuat perangkat iPhone menjadi "lemot" dan menyebabkan baterai bermasalah. Ini bukanlah gugatan pertama yang terjadi. Kali ini, gugatan tersebut berasal dari Badan Perlindungan Konsumen Portugal, Deco Proteste.

Deco Proteste dalam gugatannya menuduh bahwa Apple sengaja menurunkan performa beberapa model iPhone 6 yakni mencakup iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6S, dan iPhone 6S Plus.

Kasus penurunan performa perangkat iPhone tersebut berawal ketika Apple menggulirkan  pembaruan sistem operasi iOS 11 pada 2017 lalu.

Deco Proteste mengatakan, pembaruan iOS tersebut membuat lemot perangkat iPhone 6. Hal ini pun dianggap sebagai cara Apple agar para pengguna mengganti ponsel mereka dengan perangkat iPhone yang lebih baru.

Deco Proteste menuntut Apple membayar ganti rugi sebesar 7 juta euro (sekitar Rp 120,46 miliar) untuk dibayarkan kepada 115.000 pengguna iPhone di Portugal yang terdampak.

Ganti rugi tersebut merupakan kompensasi biaya perbaikan baterai untuk pengguna yang terdampak dengan besaran 10 persen dari harga pembelian iPhone.

Baca juga: Apple Rilis iOS 14.4 dan iPadOS 14.4, Ini Fitur Barunya

"Apple menyadari pembaruan tersebut akan menyebabkan perangkat menjadi lambat dan gangguan kinerja lainnya, namun, Apple masih mendorong pemilik model-model iPhone 6 untuk melakukan update iOS ke versi terbaru," kata perwakilan Deco Proteste.

Sebagai informasi, Undang-undang Eropa melarang praktik komersial yang tidak adil, menipu, dan agresif. Deco Proteste menuduh Apple melanggar aturan tersebut karena melakukan praktik "penurunan performa yang direncanakan" tanpa ada pemberitahuan kepada pengguna terlebih dahulu.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Apple Insider, Rabu (3/3/2021), Deco Proteste bersama organisasi Euroconsumers sebenarnya telah mencoba beberapa cara alternatif untuk meminta tanggapan Apple atas kasus ini sejak 2018 lalu.

Namun, selama tiga tahun, Apple tidak menggubris permintaan tanggapan tersebut. Sehingga akhirnya pada Senin (1/3/2021), Deco Proteste resmi melayangkan gugatan terhadap Apple.

Halaman:


Sumber Mac Rumors
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X