Jack Ma Bukan Lagi Orang Terkaya di China

Kompas.com - 03/03/2021, 08:34 WIB
Foto tertanggal 15 Mei 2019 menampilkan salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma, menghadiri acara Tech for Good di Paris, Perancis. AP PHOTO/THIBAULT CAMUSFoto tertanggal 15 Mei 2019 menampilkan salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma, menghadiri acara Tech for Good di Paris, Perancis.
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Kekayaan pendiri Alibaba Group, Jack Ma, belakangan semakin menyusut. Ia pun kini tak lagi menjadi orang terkaya di China, suatu gelar yang menempel pada dirinya sejak 2019 lalu.

Berdasarkan daftar orang terkaya di dunia versi Forbes, Jack Ma kini berada di posisi keempat dalam daftar orang terkaya di China dengan nilai aset mencapai 48,5 miliar dollar AS.

Kekayaan Jack Ma kini berada di bawah pengusaha pembuat air minum kemasan Nogfu Spring Zhong Shanshan dengan kekayaan 74,3 miliar dollar AS yang menduduki posisi pertama.

Kemudian ada nama pendiri Tencent, Ma Huateng dengan 67,6 miliar dolar AS di peringkat kedua, dan CEO situs belanja Pinduoduo Colin Zheng Huang dengan 61,9 miliar dolar AS di peringkat ketiga.

Daftar serupa juga dirilis oleh firma riset asal China, Hurun Research Institute yang biasa merilis daftar orang-orang terkaya di dunia.

Berdasarkan laporan terbarunya, untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, Jack Ma harus berada di luar posisi tiga teratas (posisi keempat) dalam daftar orang terkaya di China, "dikalahkan" oleh Shanshan, Huateng, dan Huang.

Menurut riset Hurun, nilai kekayaan Ma yang semakin menurun ini disebabkan oleh tekanan dan pengawasan ketat pemerintah China terhadap perusahaan-perusahaan yang Ma rintis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jack Ma Ditendang, Pendiri Xiaomi Digadang

"Orang terkaya di dunia tahun lalu, Ma, harus rela keluar dari posisi tiga besar dalam daftar orang terkaya di China dalam tiga tahun terakhir," ujar pihak Hurun dalam laporannya, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Hurun.net, Rabu (3/3/2021).

"Hal ini terjadi setelah regulator China memperketat pengawasan terhadap Alibaba dan Ant Group terkait dugaan praktik monopoli," imbuh mereka.

Belum bisa diprediksi apakah Ma akan kembali merebut posisi sebagai orang terkaya di China di kemudian hari atau tidak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Forbes,hurun
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.