Akun Pak Dadang "Dewa Kipas" Diblokir, GothamChess Minta Maaf

Kompas.com - 05/03/2021, 17:15 WIB

Menurut Levy, akibat kejadian ini beban yang ditanggung Levy lebih besar ketimbang sang Ayah. Sebab, Levy masih aktif bermain catur virtual hingga sekarang dan menjadi sumber penghasilannya. Sementara, Dadang bermain Chess.com hanya untuk mengisi waktu luang.

"Hidup Levy udah enggak tenang, biarlah semua berakhir," tulis Ali.

Ihwal akun Dewa_Kipas milik Ayahnya yang diblokir, Ali mengatakan sang ayah telah merelakan akun Chess.com miliknya dan sama sekali tidak mengharap pengembalian akun.

Menurut dia, akun Dewa_Kipas memang sempat dilaporkan massal, tetapi yang membuatnya terblokir adalahAyahnya saat bermain catur dicurigai, meskipun sang Ayah mengaku bermain dengan jujur.

Baca juga: Alasan di Balik Pemblokiran Akun Pak Dadang Dewa Kipas oleh Chess.com

"Anggaplah pemblokiran akun Dewa_Kipas hanyalah kesalahan sistem anti-kecurangan pada aplikasi Chess.com dan Levy hanya mengikuti apa yang disebutkan oleh sistem," tulis Ali.

Pemblokiran ini juga disebut Ali menjadi waktu yang tepat bagi Ayahnya untuk rehat dari percaturan virtual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ali mengatakan, Ayahnya sempat ingin berhenti ketika mencapai ELO (rating pemain dalam dunia percaturan) 2.200, tapi dtetap melanjutkan permainan hingga ELO mencapai 2.300 dan berakhir di pertandingan melawan GothamChess.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.