Deretan YouTuber yang Bikin Platform Video Streaming Pesaing YouTube

Kompas.com - 10/03/2021, 10:00 WIB

Ironisnya, algoritma YouTube malah menandai video itu sebagai konten hate speech. Alhasil, video milik Harrod tersebut akhirnya dibatasi. Karena hal ini, Harrord kehilangan jumlah penayangan yang ia dapatkan sebelumnya.

Bukan hanya Harrod, kreator konten bernama Lindsay Ellis juga pernah mengalami hal serupa. Ketika itu ia membuat video tentang transfobio dalam budaya populer. Namun akhirnya video itu juga dibatasi karena algoritma YouTube yang keliru.

Akhirnya Ellis memilih membuat video di situs Nebula. Salah satu alasannya ialah karena pendapatannya di Nebula hampir setara dengan yang ia dapatkan dari Google AdSense di YouTube.

Di Nebula, penonton memang perlu membayarkan biaya langganan 5 dollar AS atau sekitar Rp 71.000 dalam sebulan untuk dapat mengakses semua konten di platform tersebut. Saat ini, perusahaan mengklaim ada 200.000 pelanggan berbayar di Nebula.

Tampilan para kreator konten di Nebula.BBC Tampilan para kreator konten di Nebula.
Linus Sebastian

Tak hanya David Wiskus dan kawan-kawannya yang mengembangkan platform streaming videonya sendiri. YouTuber teknologi kenamaan dunia, Linus Sebastian, juga memulai debut situs berbagi video miliknya bernama Floatplane.

Seperti Nebula, di Floatplane, penonton juga diharuskan untuk membayar biaya langganan beberapa dollar sebulan untuk mendukung kreator konten yang mereka sukai.

Satu hal mendasar yang membedakan Floatplane dari YouTube adalah tidak ada algoritma penyajian video kepada penontonnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebastian sendiri sebenarnya merupakan YouTuber sukses. Ia diketahui memiliki empat channel YouTube, yakni Linus Tech Tips, Techquickie, TechLinked, dan ShortCircuit. 

Pada 2020, saluran Linus Tech Tips disebut menempati peringkat channel teknologi yang paling banyak ditonton di YouTube.

Kendati sukses di YouTube, Sebastian dan rekannya Luke Lafreniere meluncurkan Floatplane sebagai platform alternatif. Sejauh ini, baru para pembuat konten bertema teknologi yang bisa bergabung di Floatplane.

Baca juga: Pengguna Medsos di Indonesia Habiskan 25 Jam Per Bulan untuk Nonton YouTube

Halaman:


Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.