UC Browser Milik Jack Ma Dihapus dari Toko Aplikasi Android

Kompas.com - 18/03/2021, 06:29 WIB
Ilustrasi UC Browser di Play Store. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoIlustrasi UC Browser di Play Store.

KOMPAS.com - Perseteruan antara Jack Ma dan Pemerintah China masih berlanjut. Kini, browser (peramban) milik Alibaba Group yakni UC Browser dilaporkan telah dihapus dari sejumlah toko aplikasi Android di China.

Menurut laporan pengguna smartphone di China, UC Browser telah hilang dari laman toko aplikasi di ponsel Xiaomi dan Huawei.

Penghapusan UC Browser ini terjadi sehari setelah Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa tindakan keras Beijing terhadap perusahaan teknologi besar baru saja dimulai.

"Beberapa perkembangan perusahaan platform tidak standar dan memiliki risiko," kata Xi dalam pidatonya di depan komite ekonomi utama China, Senin (15/3/2021).

Penghapusan peramban milik Alibaba ini dilakukan setelah muncul kritikan yang dilontarkan dalam sebuah acara yang ditayangkan di stasiun televisi milik pemerintah setempat, China Central Television (CCTV).

Dalam sebuah acara yang disiarkan CCTV, UC Browser dituduh memasukkan iklan medis yang tidak memenuhi syarat. UC Browser disebut mengizinkan rumah sakit swasta menggunakan nama rumah sakit paling terkenal di China sebagai kata kunci pencarian.

Dengan demikian potensi untuk memikat pasien ke situs web mereka menjadi lebih besar, alih-alih ke situs rumah sakit umum yang seharusnya mereka kunjungi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait hal ini, juru bicara UC Browser mengatakan pihaknya menanggapi kritikan tersebut dengan serius.

"Dan dengan cepat melakukan serangkaian untuk memeriksa dan memperbaikinya," kata juru bicara UC Browser, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNBC, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Rekaman Penerbangan Ungkap Aktivitas Jack Ma Selama Menghilang

UC Browser juga mengatakan "konten ilegal" yang disebutkan dalam acara CCTV telah dihapus. Peramban milik Alibaba ini akan meningkatkan peninjauan konten di perambannya dan memberikan layanan informasi yang baik dengan standar yang lebih ketat.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X