UC Browser Milik Jack Ma Dihapus dari Toko Aplikasi Android

Kompas.com - 18/03/2021, 06:29 WIB

Meski hilang dari toko aplikasi Android Xiaomi dan Huawei pemilik smartphone Samsung di China mengatakan peramban milik Alibaba itu masih terlihat di toko aplikasi. Begitu pula dengan toko aplikasi di perangkat Apple.

Dijegal gara-gara kritik

Perusahaan yang berafiliasi dengan Jack Ma sudah beberapa kali ini dijegal oleh pemerintah.

Awal perseteruan ini dipicu oleh kritikan pedas yang dilontarkan oleh Jack Ma terhadap kalangan perbankan dan regulator di Negeri Tirai Bambu, saat berbicara dalam sebuah acara di Shanghai pada 24 Oktober 2020 lalu.

Ma menuding bahwa bank-bank di China beroperasi dengan mentalitas "rumah gadai menyangkut jaminan untuk kredit, sementara regulasi perbankan yang berlaku dinilainya menghambat inovasi dan harus direformasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Komentar tersebut agaknya membuat panas telinga perintah China. Sejak saat itu, regulator China mulai mengawasi, menyelidiki dan mengidentifikasi aktivitas bisnis perusahaan milik Ma.

Tak hanya itu, setelah melontarkan kritikan pada pemerintah China, Ma juga sempat dikabarkan menghilang.

Spekulasi ini muncul karena Ma tidak pernah muncul ke publik selama kurang lebih dua bulan setelah mengahadiri acara di Shanghai pada Oktober 2020 itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Spekulasi hilangnya Ma semakin santer tersiar setelah Ma tidak menghadiri acara final Africa's Business Heroes, sebuah reality show buatannya. Dalam acara itu, Jack Ma berperan sebagai juri, namun posisinya diganti oleh eksekutif Alibaba lain.

Namun, akhirnya setelah tiga bulan, atau tepatnya pada Januari 2021, Ma menampakkan dirinya ke hadapan publik. Mantan guru bahasa Inggris itu akhirnya menampakkan diri dengan menyapa 100 guru di daerah pelosok di China lewat konferensi video.

Ilustrasi Jack Ma yang tengah menghadiri suatu video konferensi, menandakan kehadirannya di publik pertama kali setelah tiga bulan menghilang. Tianmu News Ilustrasi Jack Ma yang tengah menghadiri suatu video konferensi, menandakan kehadirannya di publik pertama kali setelah tiga bulan menghilang.
Alibaba akan didenda

Pada 2020 lalu, pemerintah mulai menargetkan perusahaan yang didirkan Jack Ma, Alibaba Group dan afiliasinya terkait dugaan praktik anti-monopoli.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.