YouTube Bisa Kenali Pelanggaran Hak Cipta Sebelum Video Diunggah

Kompas.com - 22/03/2021, 19:20 WIB
Ilustrasi YouTube user businessinsider.comIlustrasi YouTube user

KOMPAS.com - Kreator konten di YouTube kini semakin dimudahkan. Google kini memberi perhatian lebih terkait pelanggaran hak cipta, dengan meluncurkan tools bernama "Checks".

Checks merupakan fitur yang berfungsi untuk mendeteksi apakah video yang akan diunggah ke YouTube, mengandung hak cipta atau tidak. Lewat fitur ini, kreator konten bisa melakukan pengecekan sebelum mengunggah video mereka ke kanal YouTube.

Setelah dilakukan pengecekan, apabila opsi "Copyright" dan "Ad Suitabillity" sudah mendapatkan ceklist berwarna hijau, artinya video tersebut dianggap aman, karena sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Deretan YouTuber yang Bikin Platform Video Streaming Pesaing YouTube

Dengan begitu, konten yang akan diunggah sudah dipastikan tidak melanggar hak cipta maupun pedoman iklan.

Fitur Checks di YouTube StudioThe Verge Fitur Checks di YouTube Studio

Menurut YouTube, hadirnya fitur Checks ini juga untuk meningkatkan klasifikasi video menggunakan ikon monetisasi, yang akan mempermudah keputusan monetisasi di setiap video.

Sekadar informasi, ada dua ikon monetisasi yang digunakan, yakni "green dollar sign" (dollar hijau) untuk menandai video yang monetisasinya terbuka bagi pengiklan, dan "yellow dollar sign" (dollar kuning) untuk menandai video dengan iklan terbatas.

Simbol dollar kuning merupakan ikon monetisasi di mana video akan menampilkan iklan terbatas, atau bahkan tidak ada iklan sama sekali. Hal itu dikarenakan video yang bersangkutan dinilai melanggar hak cipta atau mengandung konten yang sensitif.

Sistem baru ini tentunya bergantung pada Content ID yang bisa mengenali keaslian musik dalam sebuah video.

Baca juga: YouTube Rilis Fitur Baru untuk Batasi Tontonan Anak Usia Remaja

Content ID adalah sertifikasi yang diajukan YouTubers agar video yang diunggah oleh akunnya diakui keasliannya. Jika sebuah Content ID terbukti beberapa kali mengklaim karya orang lain sebagai karyanya, YouTube sudah menyiapkan sanksi khusus.

Fitur bernama Content ID itu sejatinya dibuat untuk menjaga hak cipta milik pengguna. Ketika YouTube menemukan ada pengguna lain yang mengunggah video yang mirip dengan milik orang ain, maka YouTuber yang mengunggah video tersebut akan menerima pemberitahuan melalui Checks, untuk menghapus bagian yang sama dari video Anda.

Tujuannya agar pengunggah video YouTube alias YouTuber yang orisinal mendapatkan pendapatan sesuai banyaknya iklan dan penonton yang menikmati videonya.

Jika ada orang jahil yang memperdebatkan video tersebut sebagai miliknya, sistem YouTube akan menginvestigasi kebenarannya secara serius.

Baca juga: Cara Nonton YouTube Sambil Buka Aplikasi Lain di PC dan Ponsel

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Senin (22/3/2021), video sengketa akan tetap meraup pendapatan. Hanya, selama YouTube menginvestigasi kebenaran hak cipta karya, pemasukan video bakal dibekukan.

Setelah proses investigasi selesai dan kreator asli diketahui, barulah pendapatan yang terkumpul dicairkan dan diberikan kepada yang berhak.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X