Pemerintah China Larang Pegawai Negeri dan Militer Pakai Mobil Tesla

Kompas.com - 23/03/2021, 15:13 WIB
Ilustrasi Tesla Cybertruck MOTORTREND.comIlustrasi Tesla Cybertruck

KOMPAS.com - Pemerintah China baru-baru ini mengeluarkan peraturan baru yang membatasi penggunaan mobil listrik Tesla di negaranya. Peraturan ini secara khusus melarang pegawai pemerintahan China seperti pegawai negeri sipil dan militer, menggunakan mobil Tesla.

Menurut laporan Wall Street Journal, kebijakan tersebut berasal dari kekhawatiran Pemerintah China bahwa Tesla menggunakan mobilnya untuk melakukan mata-mata.

Dugaan ini muncul karena Tesla tidak mengikuti persyaratan yang ditetapkan pemerintah, soal operasi mobil listrik di sana.

Sebagai informasi, di China ada peraturan yang mengamanatkan perusahaan mobil listrik termasuk mobil hibrida listrik untuk berbagi data mengemudi real-time (seperti lokasi kendaraan dan penggunaan baterai) kepada pihak berwenang.

Aturan inilah yang tidak diikuti oleh Tesla.

Baca juga: Elon Musk Sebut Tesla Akan Ditutup Jika Dipakai Mata-matai China

Sebagai kendaraan modern, mobil bikinan Tesla dilengkapi sensor dan kamera canggih. Adapun kedua fitur tersebut digunakan untuk membantu mobil dalam mendeteksi keadaan lalu lintas di jalan saat mengaktifkan mode mengemudi otomatis (auto-pilot).

Namun, Pemerintah China memandang mobil Tesla tak ubahnya seperti robot mata-mata. Pihaknya mengaku khawatir akan sensor kamera mobil Tesla yang dapat digunakan untuk merekam segala aktivitas di China yang kemudian dikirimkan ke AS.

Akibatnya seluruh pegawai lembaga pemerintahan China dilarang untuk mengendarai Tesla.

Munculnya peraturan ini juga akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis Tesla di China. Sebab, China merupakan salah satu pasar yang besar bagi Tesla.

Pada 2020 lalu, Tesla sempat untung besar setelah berhasil menjual 147.445 kendaraan mobil listrik di China.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X