WFH Bikin Generasi Z Lebih Stres Bekerja, Menurut Survei Microsoft

Kompas.com - 24/03/2021, 06:35 WIB
Ilustrasi work from home IstimewaIlustrasi work from home

KOMPAS.com - Selama pandemi Covid-19, banyak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Akan tetapi, tren WFH ini dilaporkan justru membuat pekerja generasi Z (Gen-Z) stres dan kesulitan. Setidaknya begitulah hasil studi bertajuk "The Work Trend Index" yang dipublikasi oleh raksasa teknologi Microsoft baru-baru ini.

Dari 31.000 pekerja yang terlibat dalam studi ini, 73 persen di antaranya berharap opsi bekerja dari rumah alias WFH akan tetap ada meski pandemi telah berakhir.

Pekerja dari kalangan Gen-Z juga dilaporkan lebih memilih melamar di perusahaan yang menawarkan kerja secara WFH ketimbang perusahaan yang menerapkan kerja penuh di kantor.

Akan tetapi, di saat yang bersamaan, studi Microsoft mengungkapkan bahwa WFH juga membuat Gen-Z atau pekerja yang lahir antara pertengahan tahun 1990-an hingga pertengahan 2010-an, lebih stres dan kesulitan ketimbang rekan kerja mereka lainnya.

Baca juga: Tren WFH Selama Pandemi Bikin Ancaman Keamanan Siber Meningkat

Hal ini bukan tanpa alasan. Kebanyakan Gen-Z merupakan pekerja yang baru memulai kariernya. Dengan adanya pandemi, mereka terpaksa harus memulai karier dengan bekerja dari rumah dan tak bisa bertemu langsung dengan rekan-rekan kerja barunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi ini melaporkan bahwa responden Gen-Z cenderung lebih banyak berjuang untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dengan kehidupan. Generasi ini juga lebih merasa lelah setelah seharian bekerja jika dibandingkan dengan generasi yang lebih tua.

"Gen Z juga kesulitan untuk merasa terlibat atau bersemangat tentang pekerjaan, juga untuk berbicara selama rapat, serta membawa ide-ide baru," tulis Microsoft dalam situs resminya.

Ilustrasi Work from home (dok. Shutterstock/ Chayatorn Laorattanavech) Ilustrasi Work from home
Manajer pemasaran produk di Microsoft yang juga merupakan pekerja Gen Z, Hannah McConnaughey berpendapat, ada dua hal kesulitan lainnya yang kerap dialami para pekerja Gen-Z di masa pandemi.

Dua hal tersebut ialah kesulitan membangun rasa saling terhubung dengan rekan kerja dan sulit membangun networking.

Halaman:


Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.