Apa Itu RAM di Smartphone dan Fungsinya?

Kompas.com - 25/03/2021, 13:08 WIB
Informasi RAM di menu ponsel. KOMPAS.com/Bill ClintenInformasi RAM di menu ponsel.

KOMPAS.com - Apabila Anda ingin membeli sebuah smartphone, salah satu spesifikasi yang Anda jadikan pertimbangan kemungkinan adalah besaran RAM-nya.

Kapasitas RAM smartphone pun bervariasi, mulai dari 1, 4, 8, 12, dan bahkan hingga 18 GB seperti ponsel gaming Asus ROG Phone 5 Ultimate.

Lantas, apa sebenarnya RAM dan fungsinya di smartphone (hp)? Apakah besar kapasitas RAM akan memengaruhi performa ponsel secara keseluruhan? Yuk, simak jawabannya di artikel ini!

Apa itu RAM

RAM merupakan kepanjangan dari Random Access Memory. Secara teori, RAM memiliki prinsip kerja yang sama dengan memori internal (storage) yang biasa dipakai untuk menyimpan berbagai foto, video, aplikasi, dan lain sebagainya di ponsel.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa RAM iPhone Tak Sebesar Ponsel Android

Hanya saja, kemampuan membaca (read) dan menulis (write) RAM jauh lebih cepat dan mumpuni dibanding storage.

Mudahnya begini, RAM bisa diibaratkan sebagai kantong celana, sementara memori internal adalah tas punggung. Apabila kita ingin menyimpan sesuatu dengan cepat dan bisa dijangkau, tentunya kita akan memilih kantong celana dibanding tas, bukan?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fungsi utama RAM

Nah, fungsi utama RAM sendiri adalah menyimpan berbagai file sistem atau aplikasi yang sedang dipakai oleh sistem ponsel "untuk sementara waktu".

Karena disimpan di sana, ponsel otomatis akan membaca, menjalankan, atau meluncurkan suatu aplikasi dengan cepat.

Sebelum disimpan di RAM, berbagai file sistem dan aplikasi yang ada di ponsel sendiri, termasuk file sistem operasi (OS), tersimpan di memori internal perangkat.

Ilustrasi RAM.Giffgaff Ilustrasi RAM.

Ketika hendak dibutuhkan, file-file atau aplikasi tersebut lantas akan dimuat ke dalam RAM agar ponsel bisa menjalankannya dengan lancar.

Ketika file atau suatu aplikasi tidak dipakai, maka RAM secara otomatis akan menghapusnya, supaya porsi RAM yang terpakai tadi, bisa digunakan kembali oleh aplikasi lain.

Seluruh informasi yang tersimpan dalam RAM juga biasanya akan hilang atau dihapus secara otomatis, apabila ponsel di-restart.

Multitasking

Selain fungsi utama tadi, RAM juga berguna untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi secara bersamaan, tanpa memperlambat performa ponsel secara keseluruhan. Proses ini biasa disebut multi-tasking.

Baca juga: Mengenal Apa itu Cookie Browser dan Langkah Mengelolanya

Ketika melakukan hal ini, pengguna bisa menyimpan lebih dari satu aplikasi yang sering digunakan di dalam RAM (background) ponsel, ketika mereka ingin membuka aplikasi lainnya.

Nah, pada saat aplikasi tersebut hendak dijalankan, pengguna lantas bisa langsung memakainya tanpa harus menunggu berlama-lama, atau melihat layar tunggu (loading screen) yang biasa ditampilkan ketika suatu aplikasi dijalankan.

Hal ini bisa dibilang bakal membuat penggunaan smartphone menjadi efisien.

Sebab, apabila suatu aplikasi tidak disimpan di dalam RAM, maka ponsel akan membaca data-data aplikasi tersebut dari memori internal dan lantas memindahkannya ke RAM secara berulang kali

Kecepatan ponsel tergantung besar RAM?

Lantas, apakah kapasitas RAM bakal berpengaruh pada performa ponsel? Bisa berpengaruh, bisa juga tidak.

Di atas kertas, semakin besar RAM, maka akan semakin besar pula ruang yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai aplikasi untuk proses multitasking.

Sehingga, pengguna tidak perlu menutup aneka aplikasi favoritnya atau membersihkan RAM secara berkala. 

Namun, hal itu agaknya tidak berlaku untuk smartphone bermerek Apple. Sebab, kapasitas RAM di iPhone biasanya memang tidak sebesar ponsel Android, meski keduanya berasal dari generasi atau meluncur di tahun yang sama.

Ilustrasi RAM di iPhone.Giffgaff Ilustrasi RAM di iPhone.

Kendati demikian, bukan berarti iPhone lebih lambat dari ponsel Android. Pasalnya, berbagai aplikasi yang berjalan di iPhone biasanya dioptimalkan sedemikian rupa, agar tidak memakan RAM berlebih, namun tetap berjalan dengan lancar.

Hal ini dimungkinkan karena iPhone menjalankan sistem operasi (OS) bikinan Apple sendiri, yaitu iOS.

Di sisi lain, ponsel yang ber-OS Android digunakan oleh banyak vendor ponsel, sehingga proses optimasi untuk berbagai aplikasi, mungkin akan merepotkan si pengembang aplikasi itu sendiri.

Selain itu, manajemen RAM dan sistem notifikasi di iPhone juga diatur sedemikian rupa oleh Apple supaya lebih hemat RAM. Informasi selengkapnya mengenai hal itu bisa dilihat di artikel di tautan berikut ini.

RAM besar, haruskah?

Pertanyaan lain kemudian muncul, apakah kita membutuhkan ponsel dengan RAM besar? Jawaban dari pertanyaan tersebut tentunya tergantung pemakaian si pemilik ponsel.

Baca juga: Cara Mengecek Kapasitas dan Penggunaan RAM di Perangkat Android

Sebab, semakin banyak aplikasi yang dipasang atau dijalankan, maka semakin besar pula RAM yang dibutuhkan.

Hal ini juga berlaku ketika bermain game. Apabila pengguna gemar memainkan berbagai game berat, seperti PUBG Mobile atau Asphalt 9, maka mereka sejatinya membutuhkan RAM yang lebih besar agar game tersebut bisa dimuat ke dalam RAM.

Sebab, kedua game tersebut bakal memakan sekitar 1 GB RAM ketika sedang dijalankan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari AndroidAuthority, Kamis (25/3/2021).

Adapun smartphone kelas menengah yang dijual di pasaran saat ini dibekali dengan RAM dengan kapasitas yang bisa dibilang sudah cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Versi terendah dari smartphone Samsung Galaxy A32, misalnya, sudah dibekali dengan RAM 6 GB meski dijual dengan harga Rp 3 jutaan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.