Manfaatkan "Celah", Xiaomi Catatkan Kenaikan Pendapatan

Kompas.com - 26/03/2021, 10:49 WIB
Logo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comLogo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

KOMPAS.com - Xiaomi baru-baru ini merilis laporan keuangan terbarunya. Pendapatan Xiaomi tecatat naik 25 persen ke angka 70,5 miliar yuan (sekitar Rp 155 triliun) pada Q4 2020, berdasarkan laporan yang diajukan ke Bursa Efek Hong Kong.

Nilai itu sejatinya di bawah estimasi para analis yang memprediksi angka 74,6 miliar yuan (sekitar Rp 164 triliun). Namun, menurut laporan Bloomberg, Xiaomi mencatatkan peningkatan profit sebesar 37 persen pada kuartal yang sama.

Laba bersih yang didapat mencapai 3,2 miliar yuan atau sekitar Rp 7 triliun (kurs Rp 2.200).
Jumlah tersebut melampaui prediksi para analis yang mengestimasikan 2,89 miliar yuan (sekitar Rp 6,3 triliun).

Salah satu faktor yang membuat pendapatan Xiaomi terdongkrak adalah menurunnya performa Huawei di pasar global.

Sudah dua tahun, Huawei diblokir pemerintah AS setelah masuk daftar hitam entity list tahun 2019 lalu. Meskipun pemerintahan berganti, tidak ada tanda-tanda bisnis global Huawei akan kembali seperti sebelumnya.

Pangsa yang ditinggal Huawei lantas menjadi rebutan vendor smartphone lain, termasuk pesaing senegaranya, Xiaomi.

Baca juga: Ponsel Baru Xiaomi Segera Hadir di Indonesia, Redmi Note 10?

Pengiriman ponsel Xiaomi meningkat hingga 32 persen pada tiga bulan terakhir 2020.
Di sisi lain, pangsa pasar Huawei justru turun lebih dari 40 persen akibat sanksi bisnis yang dijatuhkan oleh pemerintah AS.

Menurut laporan Gartner pada kuartal IV-2020, Xiaomi menempati urutan ketiga sebagai penguasa smartphone global dengan pangsa pasar 11,3 persen, berada di bawah Apple dengan pangsa pasar 20,8 persen dan Samsung di nomor dua dengan pangsa pasar 16,2 persen.

Sementara Huawei, hanya mengusai 8,9 persen pangsa pasar global. Senada dengan Gartner, menurut laporan dari firma riset Internatioan Data Corp, lebih dari 1 dari 10 smartphone yang dikirimkan selama periode liburan akhir tahun 2020 berasal dari Xiaomi, kemudian Apple dan Samsung.

Pendapatan Xiaomi dari pasar global naik 28 persen di kuartal IV-2020. Di China, pangsa pasar Xiaomi naik ke angka 14,6 persen di kuartal IV-2020 dari 9,2 persen di periode yang sama tahun lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X