Kompas.com - 31/03/2021, 13:12 WIB
Ilustrasi YouTube user businessinsider.comIlustrasi YouTube user

KOMPAS.com - YouTube mengumumkan sedang menguji coba untuk menyembunyikan jumlah dislike (tidak suka/jempol ke bawah) yang diterima konten kreator di video yang diunggah ke YouTube.

Pengumuman itu disampaikan YouTube melalui Twitter lewat handle @YouTube. Tombol dislike tidak sepenuhnya hilang, hanya jumlahnya tidak akan bisa dilihat oleh penonton secara publik.

Itu artinya, penonton masih bisa memberikan reaksi dislike apabila kurang cocok dengan video yang ditontonnya.

Baca juga: YouTube Rewind 2018 Catat Rekor Dislike Terbanyak

Namun, pemilik kanal masih bisa melihat berapa jumlah dislike yang diterima videonya di halaman YouTube Studio. Sementara, jumlah "likes" masih tetap bisa dilihat oleh penonton.

"Merespons masukan dari kreator terkait kampanye kesejahteraan dan sasaran dislike, kami menguji coba beberapa desain baru yang tidak menampilkan jumlah dislike untuk publik," jelas YouTube.

Uji coba ini baru menyasar beberapa pengguna YouTube. Penonton yang termasuk sasaran uji coba akan mendapati desain ikon di YouTube akan sedikit berubah seperti gambar di bawah ini.

Desain tombol reaksi yang mencakup tombol dislike, di mana jumlahnya akan disembunyikan dari publik.YouTube Desain tombol reaksi yang mencakup tombol dislike, di mana jumlahnya akan disembunyikan dari publik.

Dalam laman dukungan Google, bagi pengguna yang termasuk dalam uji coba ini, tidak ada cara lain untuk keluar dari eksperimen. Sehingga ketika melihat desain baru, meraka tidak bisa kembali ke desain lama dengan sendirinya.

YouTube belum memastikan kapan perubahan ini akan diresmikan dan bergulir ke lebih banyak pengguna. Bagi beberapa kreator, melihat jumlah dislike yang signifikan mungkin akan membuat mereka termotivasi atau justru berkecil hati.

Baca juga: 10 Video yang Paling Banyak Dapat Dislike di YouTube

Akan tetapi, bukan hanya konten kreator individu saja yang kerap dibanjiri dislike. Bahkan, video YouTube Rewind 2018 disebut-sebut menjadi video paling banyak mendapatkan dislike sepanjang sejarah.

Hingga berita ini ditulis, YouTube Rewind 2018 mendapatkan dislike sebanyak 19 juta, jauh di atas pendapatan like sebesar 2,9 juta. Ide menyembunyikan tombol dislike bukan baru pertama kali dicetuskan YouTube.

Beberapa tahun belakang, Instagram lebih dulu mengungkapkan rencana yang hampir mirip, yakni dengan menyembunyikan tombol like di unggahan pengguna.

Salah satu alasannya, adu jumlah like membuat kompetisi kreativitas di platform Instagram menjadi tidak sehat. Namun hingga kini, ide tersebut belum resmi dan direalisasikan ke lebih banyak pengguna Instagram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Internet
Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet Starlink Tersedia di 32 Negara, Indonesia Dijanjikan 2023

Internet
AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

AMD Rilis 3 Kartu Grafis Radeon RX 6000 Series, Harga Mulai Rp 5 Jutaan

Hardware
Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Apakah iPhone Bisa Digunakan Tanpa iCloud? Begini Penjelasannya

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.