Bukan Qualcomm, Ini Penguasa Baru Pasaran Chip Smartphone Global

Kompas.com - 31/03/2021, 16:45 WIB

Mediatek juga meningkatkan kualitasnya, termasuk menawarkan portofolio 5G untuk ponsel murah. Dirangkum KompasTekno dari Android Headlines, Rabu (31/3/2021), Xiaomi adalah vendor smartphone yang paling banyak mengdopsi chip Mediatek.

Tahun 2020 lalu, Xiaomi mengirimkan 63,7 juta smartphone yang diotaki chip Mediatek.
Jumlah ini meningkatignifikan dibanding tahun 2019 lalu sebanyak 19,7 juta. Kenaikannya kira-kira 223,3 persen secara YoY.

Sementara, Oppo yang sebelumnya menjadi klien terbesar Mediatek di tahun 2019, mengirimkan 55,3 juta smartphone yang bertenaga Mediatek pada tahun 2020. Meskipun tidak sebesar Xiaomi, tapi jumlah tersebut naik dari 46,3 juta unit di tahun 2019.

Baca juga: Alasan Samsung Pakai Chipset Mediatek Helio G80 di Galaxy A32

Eks sub-brand Oppo, Realme, juga cukup banyak memasarkan ponsel yang didukung chip Mediatek dengan total pengiriman 27,89 juta unit smartphone di tahun 2020.

Samsung, yang beberapa tahun sebelumnya lebih banyak mengandalkan chip Qualcomm dan Exynos buatan sendiri, tahun lalu disebut sebagai salah satu klien besar Mediatek.

Perusahaan asal Korea Selatan itu mengirimkan 43,3 juta unit smartphone berotak chip Mediatek, naik 254,9 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, pengiriman smartphone dengan chip Exynos turun 35 persen secara YoY.

Secara keseluruhan, Omdia menyebut ada 1,30 miliar unit chip smartphone yang dikirimkan secara global pada 2020. Angka tersebut turun sekitar 7 persen dari 1,39 juta unit di tahun sebelumnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X