Sejarah Perjalanan Facebook, dari Kamar Asrama Menghubungkan Dunia

Kompas.com - 31/03/2021, 20:08 WIB
Salah satu area bangunan bernama MPK 21 di dalam kantor pusat Facebook di Menlo Park, California, AS. dok. FacebookSalah satu area bangunan bernama MPK 21 di dalam kantor pusat Facebook di Menlo Park, California, AS.

"McCollum merancang logo menggunakan gambar Al Pacino yang dia temukan secara online lalu dimodifikasi dengan dibalut angka biner, satu dan nol,” tulis David Kirkpatrick di The Facebook Effect.

Meraksasa dan mendunia

Awalnya keanggotaan situs Thefacebook ini hanya dibatasi untuk mahasiswa Univesitas Harvard. Dalam bulan pertama, lebih dari setengah populasi mahasiswa di Harvard sudah terdaftar di situs Thefacebook.

Pada Maret 2004, layanan Thefacebook akhirnya merambah ke Universitas lainnya di AS, termasuk seluruh universitas Ivy League (Yale, Columbia, Princeton, dll) hingga universitas di daerah Boston, AS.

Pada 1 Oktober 2005, layanan Thefacebook terbuka untuk mahasiswa di universitas lain di berbagai penjuru dunia. Tak hanya mahasiswa, Thefacebook juga turut memperluas layanannya ke karyawan di beberapa perusahaan, termasuk Apple dan Microsoft.

Baca juga: Siap-siap, Penonton Video di Facebook Bakal Sering Lihat Iklan

Pada tahun 2005 ini pula, Zuck akhirnya menanggalkan kata "the" pada "Thefacebook". Jejaring sosial itu akhirnya berubah nama menjadi "Facebook" dengan domain facebook.com. Domain facebook.com dibeli senilai 200.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,88 miliar.

Pada Desember 2005, Facebook dilaporkan telah memiliki enam juta pengguna. Baru pada September 2006, layanan Facebook terbuka untuk seluruh orang yang berusia 13 tahun ke atas dengan e-mail yang valid. Jejaring sosial ini pun mulai mendunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zuck diketahui menciptakan, meluncurkan, dan menjalankan Facebook dari kamar asramanya di Kirkand House, Cambridge, AS.

Setelah situs jejaring sosial ini diluncurkan dan mendulang popularitas di berbagai wilayah, Zuck memutuskan untuk berhenti dari kuliah pada tahun 2005. Tujuannya tak lain ialah untuk fokus mengembangkan Facebook.

Hanya terpaut beberapa bulan setelah diluncurkan, tepatnya pada Juni 2004, Zuck dan kawan-kawannya memindahkan pusat operasi layanan Facebook ke kantor pertamanya di Palo Alto, California.

Pada bulan yang sama saat pindah kantor, Facebook juga mendapatkan pendanaan pertamanya senilai 500.000 dollar AS (sekitar Rp 7,2 miliar). Investasi itu berasal dari salah satu pendiri perusahaan pembayaran elektronik PayPal, Peter Thiel.

Baca juga: Terungkap, Karakter Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg dalam Memimpin Perusahaan

Seiring popularitas Facebook yang terus naik, Facebook memindahkan operasional layanannya dari satu kantor ke kantor lainnya yang lebih luas dan besar.

Facebook tercatat pindah kantor sebanyak tiga kali sebelum akhirnya mendirikan kantor pusatnya  di Silicon Valley atau tepatnya di jalan 1 Hacker Way, Menlo Park, California, AS pada akhir 2011.

Ketika itu, kantor pusat Facebook baru memiliki 10 bangunan yang menampung 2.000 pegawai.

Seiring berjalannya waktu, Facebook meraksasa. Kantor pusatnya di Menlo Park juga bertambah besar. Saat ini kompeksnya tercatat memiliki luas lahan lebih dari 250 hektar dengan lebih dari 30 bangunan di dalamnya.

Selain kantor yang bertambah besar, jumlah pegawai Facebook juga ikut bertambah banyak. Menurut data Statista, saat berdiri, Facebook hanya memilkii tujuh orang pegawai. Pada Desember 2020, pegawai full-time Facebook dilaporkan mencapai 58.604 orang.

Mencaplok Instagram dan WhatsApp

Facebook melantai di bursa saham NASDAQ dengan kode FB pada Mei 2012. Business Insider Facebook melantai di bursa saham NASDAQ dengan kode FB pada Mei 2012.

Setelah pindah ke kantor baru, Facebook akhirnya melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada 18 Mei 2012. Facebook melantai di bursa NASDAQ, New York, dengan kode "FB".

IPO Facebook ketika itu disebut-sebut sebagai salah satu IPO perusahaan teknologi paling besar dan paling diantisipasi dalam sejarah AS.

Facebook menawarkan 421.233.615 saham dengan harga 38 dollar per lembar saham. Dari IPO ini, FB berhasil mengumpulkan dana segar mencapai 16 miliar dollar AS atau sekitar Rp 231,7 triliun, sebagaimana dihimpun dari Investopedia.

Baca juga: Pencipta Tombol Like Hapus Aplikasi Facebook, Ini Alasannya

Saat melalukan sesi penawaran umum perdana, kapitalisasi perusahaan yang didirikan oleh Zuck ini tercatat di angka 59,9 miliar dollar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.