Perjalanan Bisnis Ponsel LG, Merugi 6 Tahun hingga Akhirnya Tutup

Kompas.com - 06/04/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi smartphone LG androidcentral.comIlustrasi smartphone LG

KOMPAS.com - Kiprah perjalanan LG Electronics di kancah industri ponsel telah kandas. Hal ini ditandai dengan disetujuinya penutupan bisnis ponsel LG oleh dewan direksi perusahaan.

Pihak perusahaan juga telah mengumumkan bahwa proses penutupan bisnis ponsel LG akan rampung pada pertengahan tahun, tepatnya 31 Juli 2021.

Penutupan yang terjadi pada divisi ponsel LG sendiri tak lepas dari kerugian yang telah ditanggung perusahaan sejak enam tahun lalu.

Pada kuartal kedua 2015 lalu, LG mengumumkan terjadinya sejumlah kerugian pada bisnis penjualan ponsel sebesar 4,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 65 triliun.

Meski terkadang lumrah terjadi pada sebuah perusahaan, namun, kerugian yang dialami oleh LG bertahan cukup lama. Kondisi bisnis ponsel LG bahkan dilaporkan kian memburuk setiap tahunnya.

Hal ini terus berlanjut hingga kuartal ketiga 2017, di mana perusahaan mengumumkan total kerugian yang mencapai angka 375,3 miliar Won atau sekitar 331,37 juta dollar AS.

Baca juga: LG Resmi Tutup Bisnis Ponselnya

Melihat kerugian terus terjadi, LG ingin membalikkan keadaan dengan meluncurkan ponsel flagship G6 Series. Keputusan tersebut berbuah cukup manis.

Penjualan ponsel G6 Series mampu mendongkrak pendapatan perusahaan hingga menyentuh angka 3,2 juta dollar AS pada kuartal pertama 2017.

Namun, upaya tersebut masih belum mampu untuk menutupi kerugian yang selama ini ditanggung perusahaan. Pada kuartal kedua 2017, LG dilaporkan kembali merugi.

Lalu pada akhir tahun 2018, LG mencatat adanya pemasukan sebesar 7 miliar dollar AS. Sementara total kerugian kembali membengkak hingga mencapai angka 700 juta dollar AS.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X