Pendinginan Server Microsoft, Dulu Air Laut Kini Jajal Metode Penambang Kripto

Kompas.com - 07/04/2021, 20:02 WIB
Pusat data milik Microsoft diangkut ke daratan bbc.comPusat data milik Microsoft diangkut ke daratan

KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Microsoft kini mulai pendinginan perangkat pusat data (data center) miliknya dengan cara direndam dalam cairan khusus.

Perangkat komputer server yang berfungsi pusat data memang identik menghasilkan panas yang berlebih. Saat ini, sebagian besar server didinginkan menggunakan metode pendinginan rawa, yang mana membutuhkan banyak air.

Untuk mensiasati penggunaan air, Microsoft mulai mencoba mendinginkan server miliknya dengan cara merendam seluruh bagian rak dalam cairan non-konduktif berbasis fluorokarbon dalam sebuah bak.

Metode ini juga disebut sebagai sistem pendinginan imersi dua fase (two-phase immersion cooling system). 

Cairan ini disebut dapat menghilangkan panas karena langsung mengenai komponen dan fluida mencapai titik didih yang lebih rendah dibandingkan air yakni 50 derajat celcius (atau 122 derajat Fahrenheit) untuk mengembun dan jatuh kembali ke bak sebagai cairan hujan.

Metode imersi dua fase ini menciptakan sistem pendinginan loop tertutup yang mana dapat mengurangi biaya. Hal ini mengingat tidak ada energi yang diperlukan untuk memindahkan cairan ke tangki, dan juga tidak diperlukan chiller untuk kondensor.

Upaya ini dilakukan Microsoft untuk mengurangi penggunaan air oleh perusahaannya, serta meningkatkan kinerja dan efisiensi server tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini berpotensi menghilangkan kebutuhan konsumsi air di pusat data, jadi itu hal yang sangat penting bagi kami," kata Christian Belady, wakil presiden grup pengembangan lanjutan pusat data Microsoft.

Baca juga: Nonton Netflix 1 Jam, Setara Pasang Kipas Angin 6 Jam atau 40 Menit AC

Untuk diketahui, jika diakumulasikan, penggunaan air Microsoft untuk operasi perusahaannya mencapai 15 juta meter kubik air, khusus untuk periode 2018 dan 2019.

Belady mengungkapkan, tujuan utama Microsoft adalah untuk mencapai target nol penggunaan air. Proyek sistem pendinginan imersi dua fase ini boleh jadi akan membantu Microsoft mencapai target tersebut.

Halaman:


Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.