7 Inovasi LG yang Menjadi Tren Smartphone Masa Kini

Kompas.com - 10/04/2021, 19:28 WIB
Ilustrasi LG V50 ThinQ dengan secondary case MashableIlustrasi LG V50 ThinQ dengan secondary case

Ponsel layar ganda

Tanda-tanda bisnis smartphone LG merugi sudah muncul pada 2019. Namun, mereka tampaknya belum menyerah dan justru menghadirkan inovasi baru, yaitu ponsel layar ganda.

Di tahun tersebut, LG meluncurkan LG V50 ThinQ dan G8X ThinQ, dua ponsel yang memiliki layar sekunder.

Namun, alih-alih terintegrasi dengan layar utama, layar ekstra ini merupakan sebuah aksesori yang mirip pembungkus ponsel yang dinamai LG Dual Screen.

Seperti namanya, aksesori ini memungkinkan pengguna memperluas bidang layar utamanya ke layar kedua melalui port USB tipe-C untuk berbagai keperluan, seperti multitasking, gaming, dan lain sebagainya.

Secara desain, LG Dual Screen sendiri mengusung panel OLED 6,8 inci dengan resolusi Full HD Plus dan engsel 360 derajat.

Karena berupa aksesori yang bisa dihubungkan, layar kedua ini juga bisa berfungsi layaknya flip cover.

Selain LG V50 ThinQ, LG Dual Screen mendukung berbagai ponsel baru LG lainnya, sepert V60 ThinQ dan Velvet. Aksesori ini juga dijual secara terpisah dengan unit pendukungnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ponsel layar putar

Wujud LG Wing, smartphone dual layar dengan layar putar.Android Police Wujud LG Wing, smartphone dual layar dengan layar putar.

Seakan belum puas, satu tahun kemudian LG meluncurkan sebuah ponsel yang benar-benar memiliki dua layar tanpa LG Dual Screen. Ponsel "radikal" ini dinamai dengan LG Wing.

Ponsel ini memiliki dua layar, di mana salah satunya bisa diputar hingga 90 derajat. Dalam basic mode atau posisi layar sekunder tidak diputar, LG Wing akan tampak seperti smartphone pada umumnya, hanya saja lebih tebal dari smartphone lain.

Baca juga: LG Pamer Ponsel Dengan Layar Gulung, Begini Bentuknya

Layar utama berukuran lebih besar yakni 6,8 inci dengan resolusi Full HD Plus (2.460 x 1.080 piksel). Jenis panel yang digunakan adalah P-OLED dengan rasio aspek 20,5:9.

Sementara layar kedua yang bisa diputar berdiagonal 3,9 inci dengan panel jenis OLED. Bagian punggung layar utama dilapisi bahan thermoplastic yang disebut bisa melindungi bagian layar dalam dari goresan.

Beberapa peredam hidrolik turut digunakan untuk mengurangi tekanan pada saat layar sekunder diputar ke atas membentuk huruf "T" dan terkesan seperti "sayap", seperti nama perangkatnya.

Nah, dengan mundurnya LG dari bisnis smartphone, pengguna dipastikan tak akan lagi mendengar sejumlah produk teranyar dari perusahaan tersebut, begitu juga berbagai inovasi yang disebutkan di atas.

Selamat tinggal, LG!

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X